banner 468x60
INFO PEMPROV KALBAR

Keberagaman Jadi Kekuatan, Gubernur Norsan Ajak Warga Rawat Toleransi di Kalbar

×

Keberagaman Jadi Kekuatan, Gubernur Norsan Ajak Warga Rawat Toleransi di Kalbar

Sebarkan artikel ini

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan keberagaman merupakan kekuatan yang harus terus dirawat. Kalimantan Barat, kata dia, merupakan rumah bersama bagi masyarakat dengan latar belakang agama, etnis, budaya, dan tradisi yang beragam.

Hal itu disampaikan Norsan saat menghadiri Peringatan Hari Lahir Nabi Kongzi 2577 Tahun 2026 yang digelar Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) Kalimantan Barat di Pendopo Gubernur Kalbar, Rabu (7/10/2026).

Menurut Norsan, keberagaman tidak cukup hanya diakui, tetapi harus diwujudkan melalui sikap saling menghormati, peduli, dan menjaga kebersamaan. Nilai tersebut dapat dimulai dari lingkungan keluarga hingga kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

“Dimulai dari keluarga, kita membangun rasa saling menghormati. Dari lingkungan masyarakat, kita menjaga kepedulian dan kebersamaan. Dan dalam kehidupan berbangsa, kita memperkuat persatuan dengan menghargai perbedaan yang ada,” ujarnya.

Norsan menilai tema peringatan, “Dengan Kebajikan dan Toleransi Membangun Harmoni Keluarga, Masyarakat dan Bangsa”, relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.

Menurut dia, kebajikan dan toleransi tidak boleh berhenti sebagai nilai atau slogan, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, Norsan mengajak masyarakat untuk menjaga kebersamaan, tidak mudah terprovokasi, serta mengedepankan dialog dalam menghadapi perbedaan.

“Mari kita rawat Kalbar sebagai rumah bersama, tempat setiap perbedaan dapat hidup berdampingan dalam harmoni, dan setiap kebajikan dapat tumbuh menjadi kekuatan untuk membangun masyarakat yang semakin maju dan sejahtera,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Norsan juga mengapresiasi MATAKIN Kalbar yang turut menggelar bakti sosial dengan menyerahkan bantuan kepada panti asuhan.

Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap sesama sekaligus penerapan nilai kebajikan dalam kehidupan sosial.

“Kepedulian seperti ini menjadi wujud nyata bahwa nilai kebajikan tidak berhenti pada pemahaman, tetapi diwujudkan dalam tindakan yang memberikan manfaat bagi orang lain,” ujarnya.

Norsan berharap peringatan Hari Lahir Nabi Kongzi dapat semakin memperkuat semangat kebersamaan, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan kepedulian masyarakat di Kalimantan Barat.