banner 468x60
Info Ketapang

Perkuat Akses Pendidikan, Pemkab Ketapang Luncurkan Program Kartu Ketapang Pintar

×

Perkuat Akses Pendidikan, Pemkab Ketapang Luncurkan Program Kartu Ketapang Pintar

Sebarkan artikel ini

KETAPANG – Pemerintah Kabupaten Ketapang resmi meluncurkan program unggulan Kartu Ketapang Pintar sebagai upaya memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Program tersebut diluncurkan langsung oleh Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si di Aula Pendopo Rumah Jabatan Bupati Ketapang, Senin (22/12/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Alexander menyampaikan bahwa Kartu Ketapang Pintar merupakan bagian dari komitmen Pemkab Ketapang dalam mewujudkan visi pembangunan daerah, yakni Ketapang yang maju dan mandiri melalui pembangunan berkeadilan, khususnya pada misi penguatan SDM yang unggul dan berdaya saing.

Program ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 45 Tahun 2025 tentang Penyediaan Biaya Personal Peserta Didik, yang mencakup jenjang pendidikan dasar hingga pendidikan nonformal. Kartu Ketapang Pintar dirancang sebagai skema bantuan pendidikan agar tidak ada anak di Ketapang yang terhambat mengenyam pendidikan karena keterbatasan ekonomi.

“Pada tahun 2025, tercatat sebanyak 4.111 peserta didik menerima manfaat Kartu Ketapang Pintar dengan total anggaran sebesar Rp2,056 miliar,” ujar Bupati.

Ia merinci, sebanyak 3.000 siswa sekolah dasar (SD) masing-masing menerima bantuan sebesar Rp425 ribu, 986 siswa sekolah menengah pertama (SMP) menerima Rp700 ribu per orang. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada 6 peserta Paket A sebesar Rp425 ribu, 64 peserta Paket B sebesar Rp700 ribu, serta 55 peserta Paket C sebesar Rp800 ribu per orang.

Dalam pelaksanaannya, Pemkab Ketapang bekerja sama dengan Bank Kalbar untuk penerbitan kartu sekaligus pembukaan rekening tabungan pelajar. Skema ini diharapkan dapat mendorong literasi keuangan sejak dini serta menjamin penyaluran bantuan yang transparan, tepat sasaran, dan akuntabel.

Bupati Alexander menambahkan bahwa Kartu Ketapang Pintar melengkapi berbagai kebijakan pendidikan lain yang telah dijalankan pemerintah daerah, di antaranya bantuan seragam sekolah dan alat tulis gratis bagi siswa SD dan SMP dari keluarga kurang mampu.

“Sepanjang tahun 2025, bantuan seragam dan alat tulis gratis telah disalurkan kepada sekitar 6.000 siswa SD dan 2.500 siswa SMP,” tuturnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Ketapang pada tahun 2024 tercatat sebesar 70,34 poin, mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, capaian tersebut masih berada di bawah rata-rata IPM Provinsi Kalimantan Barat maupun nasional.

Kondisi tersebut, menurut Bupati, menunjukkan masih adanya tantangan di sektor pendidikan, seperti angka putus sekolah, rendahnya rata-rata lama sekolah, pemerataan tenaga pendidik, serta keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan.

Selain Kartu Ketapang Pintar, Pemkab Ketapang juga memberikan perhatian kepada mahasiswa berprestasi melalui program beasiswa yang dikelola Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Ketapang sebagai dukungan keberlanjutan pendidikan hingga perguruan tinggi.

Tak hanya itu, perhatian juga diberikan kepada tenaga pendidik, khususnya guru yang bertugas di wilayah pedalaman. Pemerintah daerah berkomitmen melakukan perbaikan dan pembangunan rumah dinas guru serta kepala sekolah yang mengalami kerusakan agar dapat dihuni secara layak.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi guru di daerah dengan akses terbatas, Pemkab Ketapang juga merencanakan pemberian reward berupa kendaraan roda dua guna menunjang mobilitas serta meningkatkan kinerja tenaga pendidik di wilayah terpencil.