LANDAK – Antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pinyit, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, mulai berangsur normal setelah petugas gabungan diterjunkan pada Senin (23/3/2026).
Petugas dari kepolisian bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Landak bekerja sama dengan pihak SPBU melakukan pemantauan langsung di lokasi guna mengurai antrean kendaraan yang sebelumnya sempat mengular.
Dalam pengawasan tersebut, petugas tidak hanya mengatur arus kendaraan, tetapi juga memberikan imbauan melalui pengeras suara agar masyarakat tidak mengantre lebih dari satu kali. Langkah ini dilakukan untuk mencegah praktik spekulasi maupun penimbunan BBM, khususnya oleh kendaraan roda empat.
Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang masuk ke area SPBU. Sejumlah kendaraan yang terindikasi mencoba mengantre lebih dari satu kali langsung diminta keluar dari antrean.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Landak, Silvanus Sudiyanto, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan sesuai arahan Bupati Landak untuk memastikan kondisi di lapangan tetap kondusif.
“Puji Tuhan kondisi hari ini sudah mulai membaik. Kami yakin dalam beberapa hari ke depan, bahkan mungkin besok, sudah mulai normal,” ujarnya.
Ia menambahkan, berdasarkan laporan sementara, kondisi di SPBU Pinyit sudah aman dan arus kendaraan kembali lancar. Petugas dari Polres Landak juga telah mengamankan beberapa kendaraan yang diduga melakukan pengisian BBM berulang kali untuk tujuan penimbunan.
Sementara itu, kondisi di sejumlah SPBU dalam Kota Ngabang dilaporkan relatif aman. Namun, masih terdapat antrean di SPBU Sidas yang menjadi perhatian petugas.

Terkait ketersediaan BBM, Silvanus memastikan bahwa stok di seluruh SPBU dalam kondisi aman. Hal ini sejalan dengan komitmen Pertamina yang telah disampaikan dalam rapat Satgas Gabungan.
“Tidak ada SPBU yang tidak menjual BBM, dan stok akan ditambah sekitar 10 persen. Kita harap Pertamina konsisten memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di Kabupaten Landak,” tambahnya.
Dia menambahkan bahwa bisa normalnya antrean juga berkat komitmen dari pihak SPBU yang menambah personel serta mengoptimalkan seluruh nozzle pengisian guna mempercepat pelayanan.
“Yang pasti komitmen dari teman SPBU Pinyit di Jelimpo, mereka menambah personel ya untuk pengisian minyak dan mungkin semua, hampir semua nozzle itu berfungsi gitu, jadi ditambah gitu ya. Dan stok minyak pasti aman ya hari ini di Jelimpo,” terangnya.
Dengan langkah pengawasan intensif dari petugas gabungan dan dukungan pihak SPBU, diharapkan distribusi BBM di wilayah Jelimpo dan sekitarnya kembali normal dalam waktu dekat.

















