banner 468x60
INFO PEMPROV KALBAR

Ria Norsan Apresiasi OSO: Bimtek Hanura di Kalbar Jadi Momentum Ekonomi dan Konsolidasi Nasional

×

Ria Norsan Apresiasi OSO: Bimtek Hanura di Kalbar Jadi Momentum Ekonomi dan Konsolidasi Nasional

Sebarkan artikel ini

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyambut langsung ribuan kader dan legislator Partai Hanura dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional Anggota DPRD Partai Hanura se-Indonesia yang digelar di Pontianak, Jumat malam (1/5/2026).

Ia menilai kegiatan berskala nasional ini sebagai peristiwa bersejarah sekaligus peluang strategis bagi daerah.

Dalam sambutannya, Norsan menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum DPP Partai Hanura, Oesman Sapta Odang, yang telah mempercayakan Kalimantan Barat sebagai tuan rumah. Menurutnya, kehadiran ratusan hingga ribuan peserta dari berbagai daerah akan memberi dampak langsung terhadap perputaran ekonomi lokal.

“Ini momentum berharga bagi Kalimantan Barat agar semakin dikenal dalam kancah event nasional. Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian membuat Pontianak ramai dan mendorong pertumbuhan ekonomi, mulai dari hotel hingga UMKM,” ujar Norsan.

Ia juga menyebut kegiatan ini sebagai yang pertama kalinya dalam skala sebesar itu digelar di Kalbar, sehingga menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah. Selain itu, Norsan memberikan penghormatan khusus kepada Oesman Sapta sebagai tokoh nasional asal Kalbar yang dinilai memiliki kontribusi besar terhadap daerah.

Di tengah sambutan, Norsan sempat mencairkan suasana dengan menyebut “keajaiban” Sungai Kapuas, yang menurutnya memiliki mitos membuat siapa pun yang pernah datang akan kembali lagi ke Pontianak.

Menutup arahannya, ia berharap Bimtek ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mampu melahirkan gagasan strategis bagi pembangunan nasional dan daerah.

Sementara itu, dalam orasi politiknya, Oesman Sapta Odang atau OSO menyampaikan pesan tegas kepada seluruh kader Hanura agar tidak terlena dengan jabatan sebagai anggota DPRD. Ia menekankan pentingnya kualitas, integritas, dan keberpihakan kepada rakyat.

“Walaupun kita sedikit, kita jangan mau kalah. Kita harus berkualitas. Jangan sampai ada yang hanya ‘tidur’ setelah menjadi anggota DPRD,” tegas OSO di hadapan peserta.

Ia mengingatkan bahwa jabatan legislatif adalah amanah untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar menikmati fasilitas. OSO juga mendorong kader Hanura untuk menjadi garda terdepan dalam menciptakan lapangan kerja dan memperbaiki kehidupan masyarakat di daerah masing-masing.

Mengusung filosofi “hati nurani”, OSO menegaskan bahwa perjuangan politik Hanura harus dilandasi kejujuran dan keberanian membela kebenaran. Ia optimistis, dengan semangat tersebut, Hanura mampu menghadapi kontestasi politik mendatang, termasuk Pemilu 2029.

Orasi tersebut menjadi puncak rangkaian Bimtek Nasional di Pontianak, sekaligus menandai konsolidasi besar Partai Hanura dalam memperkuat peran kader di seluruh Indonesia.

Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Marwan Paris, Sugeng Hariyono, serta Dian Eka Muchairi, bersama kepala daerah se-Kalimantan Barat dan anggota DPRD dari berbagai wilayah di Tanah Air.