PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, melantik sebanyak 206 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (13/5/2026).
Pelantikan yang digelar di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar itu menjadi bagian dari upaya penguatan organisasi pemerintahan sekaligus peningkatan kualitas pelayanan publik.
Pelantikan tersebut mencakup 92 Pejabat Administrator (Eselon III) dan 114 Pejabat Pengawas (Eselon IV). Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar Harisson, para staf ahli gubernur, asisten sekda, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kalbar.
Dalam sambutannya, Ria Norsan menegaskan bahwa seluruh proses pelantikan telah melalui mekanisme dan prosedur yang ketat serta mendapatkan rekomendasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Selamat kepada saudara-saudara yang baru saja dilantik. Seluruh proses pelantikan ini telah melalui prosedur yang ketat dan memperoleh rekomendasi resmi dari BKN. Ini merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijaga dengan baik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelantikan dilakukan untuk mengisi sejumlah jabatan yang kosong sekaligus sebagai bagian dari rotasi dan promosi guna memperkuat kinerja organisasi pemerintahan daerah.
Menurut Norsan, jabatan merupakan amanah yang bersifat sementara sehingga harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia meminta para pejabat yang dilantik tidak menjadikan rotasi sebagai beban, melainkan kesempatan untuk memperluas pengalaman dan meningkatkan kapasitas diri.
“Amanah jabatan itu sementara. Jadikan pergeseran maupun promosi ini sebagai evaluasi diri dan penyegaran, bukan sebagai beban. Ini adalah kesempatan untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mendorong para pejabat agar mampu menjadi motor penggerak di perangkat daerah masing-masing dan aktif mendukung pimpinan OPD dalam menjalankan program pembangunan daerah.
“Jadikan momentum ini untuk berinovasi dan bekerja lebih maksimal. Keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kerja keras, loyalitas, dan kemampuan saudara dalam mendukung tugas-tugas pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Ria Norsan turut menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam menjaga kualitas birokrasi melalui evaluasi kinerja secara berkala. Seluruh pejabat yang baru dilantik, kata dia, akan dipantau perkembangan kinerjanya dalam tiga hingga enam bulan ke depan.
“Kami akan melakukan evaluasi secara berkala. Dalam tiga hingga enam bulan akan dilihat progres dan capaian kinerjanya. Jika tidak menunjukkan kinerja maksimal, maka bisa dilakukan rotasi kembali. Karena itu bekerjalah dengan baik dan berikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kalimantan Barat,” pungkasnya.
Melalui pelantikan tersebut, Pemprov Kalbar berharap tercipta semangat baru di lingkungan birokrasi pemerintahan serta lahirnya inovasi dan pelayanan publik yang semakin optimal bagi masyarakat.

















