banner 468x60
Uncategorized

Disdikbud Kalbar Usulkan SMAN 1 Pontianak Tetap Tampil di Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI

×

Disdikbud Kalbar Usulkan SMAN 1 Pontianak Tetap Tampil di Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka.com, PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengambil langkah untuk meredam polemik yang muncul dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI. Salah satu solusi yang diajukan yakni mengusulkan agar SMAN 1 Pontianak tetap diberi kesempatan tampil pada grand final nasional di Jakarta, 12 Mei 2026.

 

Pelaksana Tugas Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadrie, mengatakan usulan tersebut merupakan bentuk penghargaan atas perjuangan dan performa tim SMAN 1 Pontianak selama mengikuti kompetisi tingkat nasional tersebut.

 

Menurut Faisal, pihaknya telah menyampaikan harapan kepada panitia pusat agar SMAN 1 Pontianak dapat diikutsertakan pada grand final nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Agustus 2026 di Jakarta.

 

“Ini sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan anak-anak kita yang telah tampil maksimal membawa nama Kalimantan Barat,” ujarnya.

 

Faisal menjelaskan, langkah tersebut diharapkan menjadi solusi yang adil setelah muncul perdebatan terkait keputusan dewan juri terhadap jawaban tim SMAN 1 Pontianak saat perlombaan berlangsung. Polemik itu sempat menyita perhatian publik lantaran jawaban yang diyakini benar oleh tim peserta dinilai berbeda oleh pihak juri.

 

Jika usulan itu diterima, maka Kalimantan Barat akan memiliki dua wakil pada grand final nasional, yakni SMAN 1 Sambas dan SMAN 1 Pontianak.

 

Ia menegaskan, inisiatif tersebut bukan untuk memperpanjang perdebatan, melainkan menjaga motivasi serta semangat para siswa yang telah berupaya maksimal mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

 

Faisal juga berharap panitia pusat dan dewan juri dapat mempertimbangkan aspek objektivitas serta dampak psikologis terhadap peserta didik dalam proses penilaian lomba.

 

“Anak-anak sudah menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Yang terpenting sekarang adalah bagaimana semangat dan rasa percaya diri mereka tetap terjaga,” tutup Faisal.