PONTIANAK — Dugaan penyimpangan distribusi BBM subsidi di Kalimantan Barat terus menjadi sorotan. PT Pertamina Patra Niaga memastikan investigasi atas video viral yang beredar di media sosial saat ini masih berlangsung.
Sales Area Manager Kalbar PT Pertamina Patra Niaga, Widhi Tri Adhi Hidayat, mengatakan pihaknya tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap sopir mobil tangki milik PT Elnusa Petrofin yang terekam dalam video tersebut.
“Proses investigasi dan pemeriksaan masih terus berjalan. Mudah-mudahan bisa segera tuntas dan clear,” ujar Widhi, Minggu (24/5/2026).
Ia menjelaskan, mobil tangki merah putih milik PT Elnusa Petrofin merupakan transportir resmi Pertamina yang mengangkut BBM subsidi. Karena itu, pemeriksaan dilakukan secara mendalam untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran dalam distribusi BBM bersubsidi tersebut.
“Yang Elnusa merah putih, transportir Pertamina untuk BBM subsidi, sekarang sedang dilakukan pemeriksaan intensif terhadap driver yang membawa mobil tangki tersebut,” katanya.
Selain memeriksa sopir, tim investigasi Pertamina Patra Niaga juga masih melakukan pengumpulan data dan pendalaman di lapangan guna mengungkap dugaan penyimpangan yang terjadi.
Pertamina menegaskan tidak akan mentolerir pelanggaran dalam penyaluran BBM subsidi. Jika ditemukan adanya pelanggaran, sanksi berat menanti pihak transportir.
“Untuk transportir merah putih (Elnusa), jika terbukti maka sanksi terberatnya pemberhentian,” tegas Widhi.
Meski demikian, Pertamina meminta masyarakat untuk menunggu hasil resmi investigasi dan tidak terburu-buru menyimpulkan kasus yang tengah ditangani tersebut.
“Tentunya setelah hasil investigasi kami keluar atau sudah ada hasilnya nanti secara resmi akan kami sampaikan,” pungkasnya.













