banner 468x60
Hukum dan Kriminal

Kasus Dugaan Penyimpangan BBM Subsidi di Kalbar, Polisi Pastikan Semua Pihak Akan Dipanggil, Termasuk PT Putera Petro Borneo

×

Kasus Dugaan Penyimpangan BBM Subsidi di Kalbar, Polisi Pastikan Semua Pihak Akan Dipanggil, Termasuk PT Putera Petro Borneo

Sebarkan artikel ini

PONTIANAK — Polda Kalimantan Barat memastikan seluruh pihak yang diduga terkait dalam kasus dugaan penyimpangan distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Kalbar akan dipanggil untuk dimintai keterangan, termasuk PT Putera Petro Borneo.

Kasus tersebut kini masih dalam tahap penyelidikan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalbar setelah viral video dugaan pemindahan BBM dari mobil tangki merah putih milik PT Elnusa Petrofin ke mobil tangki biru milik PT Putera Petro Borneo.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono mengatakan penyelidikan dilakukan berdasarkan laporan resmi dari Pertamina Kalbar.

“Saat ini kami terus melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan penyimpangan BBM di Kalbar yang viral beberapa waktu lalu,” kata Bambang, Kamis (28/5/2026).

Menurut Bambang, proses penyelidikan masih berjalan dan polisi akan memanggil seluruh pihak yang dianggap mengetahui maupun terlibat dalam perkara tersebut.

“Penyelidikan ini dilakukan berdasarkan laporan dari Pertamina Kalbar. Kemudian atas laporan tersebut dilakukan penyelidikan,” ujarnya.

Sejauh ini, pihak yang telah dimintai keterangan baru dari Pertamina. Namun pemeriksaan akan berkembang ke pihak lainnya.

“Saat penyelidikan dilakukan, pihak yang sudah dipanggil dan dimintai keterangan baru pihak Pertamina,” katanya.

“Namun selanjutnya tidak hanya pihak Pertamina, melainkan semua pihak yang terlibat juga akan dipanggil untuk diperiksa ataupun dimintai keterangan, termasuk dari Elnusa, sopir dan PT Putera Petro Borneo,” sambung Bambang.

Meski demikian, Bambang menegaskan status perkara masih pada tahap penyelidikan sehingga belum dapat disimpulkan adanya unsur pidana.

“Pada intinya masih penyelidikan, perkembangan selanjutnya pasti akan kami sampaikan,” tegasnya.

Sebelumnya, video dugaan penyimpangan distribusi BBM subsidi di Kalbar viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut terlihat mobil tangki merah putih milik PT Elnusa Petrofin diduga memindahkan BBM ke mobil tangki biru putih berlogo PT Putera Petro Borneo di kawasan Jalan Trans Kalimantan.

Kasus itu memicu sorotan publik setelah muncul dugaan pengalihan solar subsidi ke jalur industri.

PT Pertamina Patra Niaga sebelumnya memastikan mobil tangki biru yang muncul dalam video bukan kendaraan agen maupun transportir resmi Pertamina.

Sales Area Manager Pertamina Kalbar, Widhi Tri Adhi Hidayat, menyebut hasil pengecekan menunjukkan kendaraan tersebut tidak terdaftar sebagai armada industri resmi Pertamina.

“Sementara itu untuk mobil tangki biru di video tersebut bukan transportir Pertamina serta tidak terdaftar sebagai agen/transportir Pertamina,” kata Widhi.

Sementara itu, mobil tangki merah putih milik PT Elnusa Petrofin dipastikan merupakan armada resmi pengangkut BBM subsidi milik Pertamina. Sopir kendaraan tersebut saat ini juga tengah menjalani pemeriksaan intensif.

Pertamina menegaskan akan memberikan sanksi tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran dalam distribusi BBM subsidi.