banner 468x60
Aksara Landak

Pemkab Landak Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Erani Ajak Masyarakat Jaga Nilai Kebhinekaan

×

Pemkab Landak Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Erani Ajak Masyarakat Jaga Nilai Kebhinekaan

Sebarkan artikel ini

LANDAK – Pemerintah Kabupaten Landak menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Landak, Senin (1/6/2026).

Upacara tersebut diikuti personel gabungan ASN, TNI-Polri serta dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Bertindak sebagai inspektur upacara, Wakil Bupati Landak, Erani.

Usai upacara, Erani menyampaikan rasa syukur karena kegiatan peringatan Hari Lahir Pancasila dapat dilaksanakan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Pertama-tama kita mengucap syukur kegiatan ini bisa dilaksanakan melibatkan semua pihak,” ujarnya.

Menurut Erani, Pancasila bukan hanya sekadar ideologi negara, tetapi harus menjadi nilai yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bermasyarakat, berbangsa maupun bernegara.

“Pancasila bukan hanya ideologi, tetapi nilai-nilai yang harus kita hidupi, nilai-nilai yang harus kita kembangkan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” katanya.

Ia menilai keberagaman dan kebhinekaan yang ada di Kabupaten Landak hingga saat ini tetap terjaga karena adanya komitmen bersama dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

“Keanekaragaman dan kebhinekaan di tempat kita itu luar biasa. Sampai hari ini bisa terjaga dengan baik, salah satunya karena nilai-nilai itu yang menjadi komitmen kita bersama,” ucapnya.

Erani juga mengingatkan bahwa tantangan kehidupan saat ini semakin kompleks sehingga diperlukan komitmen bersama untuk menjaga persatuan dan toleransi.

“Tentu tantangan situasi saat ini tidak baik-baik saja, sehingga perlu komitmen dan panggilan kita bersama untuk sungguh-sungguh bukan hanya sekedar dikatakan dan diucapkan, tetapi dalam tindakan dan perbuatan nyata kita,” lanjutnya.

Terkait perkembangan media sosial, Erani mengakui saat ini terjadi pergeseran nilai, termasuk nilai-nilai Pancasila dan kearifan lokal di tengah masyarakat.

“Nilai-nilai saat ini memang mengalami pergeseran. Bukan cuma Pancasila, tetapi nilai-nilai kearifan lokal pun sudah mulai bergeser,” katanya.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam penggunaan media sosial.

“Oleh karena itu, memerlukan komitmen dan tanggung jawab kita bersama, semua elemen masyarakat. Tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak,” pungkasnya.