banner 468x60
Pontianak

Warga Siap Patungan Pasang Lampu Jalan di Batu Layang, Kesal Usulan Tak Kunjung Direalisasikan

×

Warga Siap Patungan Pasang Lampu Jalan di Batu Layang, Kesal Usulan Tak Kunjung Direalisasikan

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka.com, PONTIANAK – Kesabaran warga Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara, tampaknya mulai mencapai batas.

Setelah bertahun-tahun mengusulkan pemasangan lampu penerangan jalan tanpa kejelasan realisasi, masyarakat kini menyatakan siap menggalang dana secara swadaya demi menghadirkan penerangan di sepanjang Jalan Khatulistiwa.

Desakan itu menguat setelah terjadinya kecelakaan maut yang melibatkan Bus Damri dan truk trailer di Jalan Khatulistiwa pada Jumat (12/6/2026) malam.

Insiden tragis tersebut merenggut nyawa seorang sopir dan kembali memunculkan sorotan terhadap minimnya penerangan di kawasan tersebut.

Tokoh masyarakat Pontianak Utara, H.M. Fauzie, mengatakan persoalan lampu jalan di Batu Layang bukanlah keluhan baru.

Menurutnya, warga sudah berulang kali menyampaikan aspirasi kepada pemerintah, namun hingga kini belum ada langkah nyata yang dirasakan masyarakat.

“Kalau pemerintah tidak bisa memberikan fasilitas penerangan, kami akan mengajak masyarakat dan para sepuh Pontianak Utara untuk patungan atau membuka donasi. Karena sudah lama disampaikan, tetapi terkesan diabaikan sehingga sering jatuh korban,” tegas Fauzie, Sabtu (13/6/2026).

Ia menilai keberadaan lampu jalan sangat mendesak mengingat Jalan Khatulistiwa merupakan salah satu jalur utama di Pontianak Utara yang setiap hari dipadati kendaraan pribadi, angkutan umum, hingga truk bertonase besar.

Menurut Fauzie, rencana penggalangan dana merupakan bentuk kepedulian warga terhadap keselamatan pengguna jalan.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penyediaan fasilitas penerangan tetap merupakan tanggung jawab pemerintah.

“Kami sangat berharap penerangan jalan segera direalisasikan. Jangan menunggu jatuhnya korban lagi baru bertindak,” ujarnya.

Sementara itu, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Satlantas Polresta Pontianak mengungkap kondisi pencahayaan di lokasi kecelakaan memang tergolong minim.

Kasatlantas Polresta Pontianak AKP Supriyanto menyebut kondisi tersebut berpotensi mengurangi jarak pandang pengendara, terutama saat malam hari.

Rencana warga untuk patungan memasang lampu jalan kini menjadi perhatian publik.

Di satu sisi, langkah tersebut menunjukkan kuatnya semangat gotong royong masyarakat.

Namun di sisi lain, kondisi ini juga menjadi sinyal bahwa kebutuhan dasar keselamatan berlalu lintas di kawasan Batu Layang masih menunggu perhatian serius dari pemerintah.

Bagi warga, satu hal yang paling penting saat ini adalah hadirnya penerangan yang memadai agar Jalan Khatulistiwa tidak lagi dikenal sebagai ruas jalan yang gelap dan rawan kecelakaan.