banner 468x60
Pontianak

Dari Karung ke Kendaraan Roda Tiga, Bantuan Pemkot Permudah Warga Kelola Sampah

×

Dari Karung ke Kendaraan Roda Tiga, Bantuan Pemkot Permudah Warga Kelola Sampah

Sebarkan artikel ini

PONTIANAK – Selama ini, warga di Jalan Karet, Gang Angin Timur, Pontianak, mengangkut sampah menggunakan karung yang dibawa dengan sepeda motor.

Kini, pekerjaan itu menjadi lebih mudah setelah Pemerintah Kota Pontianak menyerahkan bantuan kendaraan roda tiga kepada kelompok pengelola sampah di lingkungan tersebut.

Sebanyak 17 unit kendaraan roda tiga disalurkan kepada kelompok masyarakat yang aktif mengelola sampah di berbagai wilayah Kota Pontianak. Bantuan itu diharapkan mampu memperkuat pengurangan sampah dari sumber sekaligus mengurangi volume sampah yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Salah seorang penerima bantuan, Suryanto (34), pengurus Organisasi Masyarakat Pencinta Lingkungan di Jalan Karet, mengaku kendaraan tersebut akan sangat membantu aktivitas pengangkutan sampah yang selama ini dilakukan secara sederhana.

“Alhamdulillah kami mendapat bantuan kendaraan roda tiga yang sangat bermanfaat bagi masyarakat di Jalan Karet,” ujarnya usai menerima bantuan di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Jumat (10/7/2026).

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan persoalan sampah masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Kota Pontianak. Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) 2025, timbulan sampah di Kota Pontianak mencapai 480,213 ton per hari. Namun, pengurangannya baru mencapai 18,87 persen sehingga sekitar 377,83 ton sampah masih dikirim ke TPA setiap hari.

“Permasalahan sampah hingga saat ini masih menjadi tantangan besar yang dihadapi seluruh daerah, termasuk Kota Pontianak,” kata Edi.

Menurutnya, pengelolaan sampah tidak lagi bisa hanya mengandalkan pengangkutan ke TPA. Upaya pengurangan harus dimulai dari rumah tangga melalui pemilahan sampah dan perubahan perilaku masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah pusat menargetkan tidak ada lagi pembangunan TPA baru pada 2030. Karena itu, setiap daerah didorong memperkuat pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak Usmulyono menjelaskan bantuan kendaraan roda tiga diberikan kepada kelompok masyarakat yang selama ini konsisten mengelola sampah di lingkungannya.

Menurutnya, kendaraan tersebut akan digunakan untuk mengangkut residu setelah sampah dipilah dan diolah, bukan untuk membawa seluruh sampah ke TPS.

“Bantuan ini untuk mempermudah kelompok masyarakat. Sampah dipilah dan dikelola terlebih dahulu, sedangkan residunya baru diangkut ke TPS,” ujarnya.

Saat ini, Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak membina 23 bank sampah. Dengan tambahan 17 kelompok penerima bantuan, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat terlibat dalam pengurangan sampah sehingga volume sampah yang masuk ke TPA terus menurun.