Aksaraloka.com, PONTIANAK – Lomba melukis bagi penyandang disabilitas digelar di Polresta Pontianak sebagai rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi para difabel untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperoleh apresiasi atas karya seni mereka.
Ketua Komunitas Perupa Kalimantan Barat (KOMPAK), Kurniawan, mengatakan lomba seni lukis merupakan salah satu dari sejumlah rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara ke-80 yang juga mencakup lomba fotografi hingga baca puisi.
“Untuk seni lukis di Pontianak memang dikhususkan bagi peserta disabilitas. Harapannya kegiatan seperti ini bisa menjadi motivasi sekaligus bentuk apresiasi agar teman-teman difabel terus berkarya,” kata Kurniawan, Senin (13/7/2026).
Ia menjelaskan, sebanyak 10 peserta mengikuti lomba tersebut. Mereka berasal dari Pontianak, Kubu Raya, hingga Ketapang. Para peserta terdiri dari penyandang tunadaksa dan tunarungu.
Menurut Kurniawan, perlombaan khusus bagi penyandang disabilitas masih jarang digelar di Pontianak.
Karena itu, kegiatan ini dinilai menjadi kesempatan bagi para peserta untuk menampilkan kemampuan mereka di bidang seni lukis.
“Rata-rata peserta yang ikut memang sudah memiliki hobi melukis dan pernah mengikuti kegiatan serupa. Jadi ini menjadi wadah untuk menunjukkan kemampuan mereka,” ujarnya.
Kurniawan juga menjelaskan, KOMPAK hanya bertugas sebagai pelaksana kegiatan. Sementara penilaian karya tidak dilakukan di tingkat daerah.
Seluruh hasil karya peserta dari Pontianak akan didokumentasikan dan dikirim ke Mabes Polri untuk dinilai bersama karya peserta dari seluruh Indonesia oleh tim juri pusat.
“Di sini tidak ada penentuan juara. Fokus kami memastikan karya yang dikirim benar-benar dibuat langsung oleh masing-masing peserta. Nanti seluruh karya akan dinilai oleh juri di Mabes Polri,” jelasnya.
Ia menambahkan, lomba ini tidak dibagi berdasarkan kategori usia. Sesuai ketentuan dari pusat, seluruh peserta penyandang disabilitas bersaing dalam satu kategori umum.
















