banner 468x60
Peristiwa

Haru, Lansia PMI Asal Pontianak yang Sempat Terlantar Akhirnya Dipertemukan dengan Anak Kandung

×

Haru, Lansia PMI Asal Pontianak yang Sempat Terlantar Akhirnya Dipertemukan dengan Anak Kandung

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka.com, PONTIANAK – Penantian panjang keluarga Sofian akhirnya terbayar. Ibunya, Halifah Bakri, akhirnya kembali ke Pontianak, Kalimantan Barat, setelah lebih dari 30 tahun bekerja di Malaysia tanpa kabar.

Halifah tiba di Bandara Internasional Supadio pada Sabtu (1/8/2026). Perempuan asal Pontianak itu dipulangkan ke Indonesia dalam kondisi khusus setelah mengalami stroke dan sempat terlantar di Malaysia.

Sesampainya di Bandara Supadio, Halifah menjalani pemeriksaan oleh petugas CIQS sebelum dibawa ke Helpdesk BP3MI Kalimantan Barat untuk proses pendataan.

Selanjutnya, BP3MI memfasilitasi kepulangannya hingga ke rumah anaknya di kawasan Pontianak Barat.

Suasana haru mewarnai proses penyerahan Halifah kepada anak kandungnya, Sofian, yang turut disaksikan Ketua RT dan anggota keluarga.

Momen tersebut menjadi pertemuan pertama mereka setelah terpisah lebih dari tiga dekade.

Kepala BP3MI Kalimantan Barat, Ahmad Fadlin, mengatakan pemulangan Halifah merupakan hasil koordinasi antara KBRI Kuala Lumpur dan BP3MI Kalbar.

“Pemulangan PMI dengan kondisi khusus ini merupakan hasil kolaborasi dan koordinasi yang erat antara KBRI Kuala Lumpur dan BP3MI Kalimantan Barat, mulai dari pencarian alamat keluarga di daerah asal, validasi data, hingga fasilitasi kepulangan dari Kuala Lumpur sampai ke Kota Pontianak,” kata Ahmad Fadlin.

Sementara itu, Sofian mengaku bersyukur karena akhirnya dapat kembali bertemu sang ibu setelah puluhan tahun berpisah.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia, khususnya KBRI Kuala Lumpur dan BP3MI Kalimantan Barat, yang telah membantu proses kepulangan Halifah.

Bagi keluarga, kepulangan Halifah bukan hanya sekadar kembali ke tanah air, tetapi juga menjadi momen kembalinya seorang ibu ke pelukan anak dan keluarga yang selama ini tak pernah berhenti berharap dapat bertemu kembali.