Aksaraloka.com, SINTANG-Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sintang Tahun 2026 pada Upacara Pengibaran dan Penurunan Bendera Merah Putih memperingati Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Stadion Baning Sintang pada Senin, 17 Agustus 2026 pagi dan sore, sama sama membentuk formasi burung garuda.
Abdul Syufriadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sintang menjelaskan bahwa Paskibraka Tahun 2026 ini memang membentuk formasi Burung Garuda saat pengibaran maupun penurunan bendera Merah Putih di Stadion Baning Sintang.

“Burung Garuda sebagai lambang negara Indonesia melambangkan kekuatan, persatuan, dan identitas nasional yang mendalam. Garuda juga melambangkan kedaulatan dan martabat bangsa, menunjukkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang merdeka dan tidak mudah tunduk pada penjajahan,” terang Abdul Syufriadi.
Pada lambang Burung Garuda, dia mencengkeram pita bertuliskan “Bhinneka Tunggal Ika”, yang berarti “Berbeda-beda tetapi tetap satu”.
Ini mencerminkan pentingnya persatuan dalam keragaman budaya, etnis, dan agama di Indonesia.
Sementara Indra Gunawan Kepala Bidang Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa menyampaikan jumlah pelajar SMA sederajat yang tergabung dalam Paskibraka Kabupaten Sintang Tahun 2026 berjumlah 33 orang yang terdiri dari 12 putri dan 21 putra.
Ditambah pasukan pengawal dari Brimob C Pelopor Pandan ada 10 orang, Samapta Polres Sintang ada 10 orang dan Anggota TNI ada 15 orang. Sehingga totalnya 68 orang.
“Untuk bisa membentuk formasi Burung Garuda ini, kita melakukan pemusatan latihan selama 9 hari. Mereka dilatih anggota TNI dan Polri. Dan hari ini sukses melaksanakan tugas dengan baik untuk mengibarkan bendera Merah Putih dan membentuk formasi Burung Garuda,” terang Indra Gunawan.
Indra Gunawan menambahkan bahwa membentuk formasi Burung Garuda oleh anggota Paskibaraka Kabupaten Sintang Tahun 2026 ini berkat arahan, bimbingan dan latihan yang diberikan oleh para pelatih yakni Serka Mujiono (Kodim 1205 Sintang), Serma Andri Nuriyanto (Kodim 1205 Sintang), Brigadir Gunawan (Polres Sintang), Bripda Karin Sius (Batalyon Pelopor Brimob Polda Kalbar) dan Yohanes Beni Kayong (Yonif 642/Kapuas).











