LANDAK – Bupati Landak Karolin Margret Natasa, mendatangi RSUD Landak melakukan pemeriksaan kondisi kebersihan dan kerapian. Jumat, 21 Agustus 2026.
Dimulai dari gedung administrasi dan rawat jalan, Karolin yang didampingi Direktur RSUD Landak, Albertus Geovani dan jajarannya, memeriksa dan mengamati tiap sudut ruangan.
Mulai dari berbagai tempelan pemberitahuan yang menurutnya terlalu banyak dan ada yang tidak rapi, hingga hiasan bunga plastik yang berpotensi menampung debu dan memengaruhi pasien.

Bahkan sambil melihat-lihat dia sambil melepas kertas tempelan di etalase yang menurutnya sudah usang.
“Ini miring-miring juga ga ada yang benerin, debunya juga. Dipertanggugjawabkan, bersihkan. Tempelan juga dikurangi supaya pasien menunggu dengan nyaman,” ujar Karolin di sambil berkeliling.

Dia juga menyoroti untuk memikirkan bersama bagaimana merapikan kondisi berkas yang menumpuk di meja, termasuk penempatan beberapa barang yang menurutnya mengganggu.
Satu persatu ruangan hampir tak luput didatanginya, sambil memberikan catatan-catanan untuk merapikan apa yang menurutnya masih perlu dibenahi. Bahkan ruangan toilet sekalipun tak luput diamati, dari kondisi kebersihan hingga aroma, sambil memastikan ada tidaknya kartu kontrol pemeriksaan kebersihan.
Di ruangan lain, dia turut meminta penanggungjawab merapikan dan memeriksa peralatan yang masih berfungsi atau tidak.
“Penanggung jawab UGD kan? Ini wilayah kerjamu kan? Rapikan, ya. Ini mana yang masih bisa dipakai, yang tidak bisa dipakai serah terimakan dengan bagian yang memangnya, ya. Yang mana yang perlu diperbaiki, ditaruh di tempat lain. Jangan di sini, ya. Kan nanti mengganggu pelayanan pasien,” ucapnya.

Selama setidaknya 1 jam penuh Karolin berkeliling sambil memberikan catatan-catatannya kepada petugas. Termasuk sesekali berbincang dengan pasien pada ruangan yang dilaluinya.
Saat diwawancara, Karolin menyebut, pemeriksaan ini dilakukannya agar seluruh jajaran RSUD Landak menjaga kebersihan dan kerapian demi memberikan kenyamanan dan menjamin kondisi lingkungan tidak memengaruhi pasien.
“Ya, kita enggak ada uang, enggak ada anggaran, enggak ada bangunan baru. Tapi paling tidak rapi dan bersih. Itu pesan saya kepada para staf di rumah sakit karena kita melayani masyarakat, yang memang rumah sakit ya kita jagalah kebersihan dan kerapiannya, ya,” terangnya.

















