PONTIANAK – Di tengah kabut asap yang masih menyelimuti Kota Pontianak akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Karang Taruna membuka Posko Segar untuk membantu masyarakat dan relawan pemadam kebakaran (damkar) yang terdampak.
Posko yang berada di halaman Gedung PMI Kota Pontianak, Jalan Ahmad Yani, menjadi salah satu titik dukungan bagi relawan yang berjibaku menangani karhutla. Berbagai kebutuhan disiapkan, mulai dari air mineral, minuman segar, masker hingga bahan pokok.
Tak hanya logistik, Posko Segar juga menyediakan oksigen gratis bagi warga maupun relawan yang mengalami keluhan pernapasan akibat paparan kabut asap.
Ketua Karang Taruna Kota Pontianak, Irfan Oktodiar, mengatakan pihaknya menyiapkan 10 tabung oksigen di posko tersebut.
“Karang Taruna Kota siap membantu dengan menyediakan air mineral dan air segar, serta oksigen untuk membantu para relawan pemadam dan masyarakat apabila mengalami kondisi seperti sesak napas,” kata Irfan, Sabtu (22/8/2026).
Posko Segar beroperasi selama 24 jam dengan menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI). Untuk sementara, posko akan disiagakan selama satu hingga tiga bulan, menyesuaikan perkembangan kondisi karhutla dan kabut asap.
Dalam peresmian posko, Karang Taruna juga menyerahkan bantuan berupa beras dan gula untuk para relawan pemadam yang bertugas di lapangan.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono turut mendukung keberadaan Posko Segar. Menurut dia, penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga mengantisipasi dampak asap terhadap kesehatan masyarakat.
“Di sini juga kita buka pelayanan pengecekan kesehatan, terus ada oksigen gratis semuanya dan juga bantuan tadi beras, gula dan perlengkapan untuk keseharian,” ujar Edi.
Edi mengatakan masyarakat yang mengalami keluhan pernapasan dapat memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia. Pemeriksaan kesehatan juga dilakukan melalui puskesmas dan rumah sakit, terutama bagi warga yang mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
“Ini ada peningkatan memang laporan dari puskesmas dan rumah sakit, ada peningkatan warga yang sensitif terhadap ISPA,” katanya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Karang Taruna Kalimantan, Sudirman, mengatakan Posko Segar tidak hanya dibuka di Pontianak.
Posko serupa disiapkan di Kabupaten Kubu Raya, tepatnya di Jalan Arteri Supadio, di depan Kantor Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, serta di Kabupaten Ketapang.
“Jadi sudah ada tiga Posko Segar yang kita siapkan untuk membantu para relawan penanggulangan karhutla,” ujar Sudirman.
Menurut Sudirman, Posko Segar diperkirakan disiagakan selama satu hingga tiga bulan, menyesuaikan perkembangan situasi karhutla di Kalimantan Barat.
Keberadaan posko ini diharapkan dapat membantu relawan yang berada di lapangan sekaligus menjadi akses bagi masyarakat untuk mendapatkan bantuan dasar dan layanan kesehatan di tengah kabut asap.

















