banner 468x60
Pontianak

Kebiasaan Sederhana Jadi Kunci, Windy Prihastari Tuangkan Pesan Kesehatan Perempuan Lewat Buku

×

Kebiasaan Sederhana Jadi Kunci, Windy Prihastari Tuangkan Pesan Kesehatan Perempuan Lewat Buku

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka.com, PONTIANAK – Menjaga kesehatan perempuan tidak selalu harus dimulai dari perubahan besar.

Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten justru dapat menjadi langkah penting untuk membangun kehidupan yang lebih sehat.

Pesan tersebut dituangkan Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kalimantan Barat, Windy Prihastari, melalui buku karyanya berjudul Panduan Wanita Sehat.

Buku tersebut dipersembahkan Windy kepada Ketua Umum Pengurus Pusat Perwosi, Tri Suswati Tito Karnavian, sebagai bagian dari upaya memperluas edukasi mengenai pentingnya kesehatan perempuan.

Bagi Windy, kesehatan bukan sekadar persoalan yang baru diperhatikan ketika seseorang jatuh sakit.

Kesehatan, menurutnya, perlu menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari, mulai dari aktif bergerak, menjaga pola makan, melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala hingga memperhatikan kondisi mental.

“Kesehatan adalah bagian penting dari kualitas hidup perempuan. Karena itu, kita perlu membangun kebiasaan hidup sehat mulai dari hal-hal sederhana yang bisa dilakukan setiap hari,” ujar Windy.

Melalui Panduan Wanita Sehat, Windy merangkum berbagai hal yang dekat dengan kehidupan perempuan.

Di antaranya aktivitas fisik, konsumsi buah dan sayur, menghindari rokok, pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta menjaga kebersihan lingkungan.

Namun, perhatian terhadap kesehatan perempuan tidak cukup hanya berfokus pada kondisi fisik. Windy juga menekankan pentingnya kesehatan mental.

Perempuan yang menjalani beragam peran di keluarga maupun lingkungan sosial, menurutnya, perlu memiliki kemampuan untuk mengenali diri, mengelola stres, serta membangun relasi yang memberikan dukungan.

“Sehat itu bukan hanya tentang tubuh yang sehat, tetapi juga bagaimana kita menjaga kesehatan mental. Perempuan perlu mengenali dirinya, mampu mengelola stres dan memiliki lingkungan sosial yang memberikan dukungan,” katanya.

Salah satu pesan utama yang ditekankan Windy adalah pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan seharusnya tidak hanya dilakukan ketika muncul keluhan.

Pemeriksaan rutin justru merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan dan mendeteksi persoalan kesehatan sejak dini.

“Kita ingin perempuan semakin sadar bahwa menjaga kesehatan harus menjadi kebutuhan, bukan dilakukan hanya ketika sudah sakit. Pemeriksaan berkala, aktivitas fisik, pola makan yang baik dan menjaga kesehatan mental harus menjadi bagian dari kebiasaan,” tuturnya.

Windy juga menilai kebiasaan hidup sehat yang diterapkan seorang perempuan dapat memberikan dampak lebih luas.

Ketika kebiasaan tersebut tumbuh di lingkungan rumah, anggota keluarga hingga masyarakat sekitar berpeluang ikut merasakan manfaatnya.

Karena itu, pesan hidup sehat yang disampaikan melalui buku tersebut tidak hanya ditujukan untuk kepentingan pribadi, tetapi juga diharapkan berkembang menjadi gerakan yang dimulai dari keluarga dan lingkungan masyarakat.

Windy berharap Panduan Wanita Sehat tidak berhenti sebagai buku yang sekadar dibaca, tetapi dapat menjadi panduan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan saya, buku ini tidak hanya dibaca, tetapi juga bisa dipraktikkan. Semoga semakin banyak perempuan yang peduli terhadap kesehatan dirinya, keluarganya dan lingkungan di sekitarnya,” ujarnya.

Bagi Windy, karya tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat peran Perwosi dalam mendorong perempuan untuk lebih aktif berolahraga serta membangun kesadaran terhadap kesehatan secara menyeluruh.