LANDAK – Polres Landak akan menggelar bakti kesehatan gratis bagi masyarakat yang terdampak kabut asap di Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.
Kegiatan bertajuk Bakti Kesehatan Polri Peduli tersebut akan dilaksanakan pada Kamis (3/9/2026) mulai pukul 09.00 WIB di Kantor Camat Jelimpo.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi kesehatan masyarakat di tengah kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Landak.
Dalam bakti kesehatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh sejumlah layanan kesehatan secara gratis. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan, pengecekan tekanan darah, pemeriksaan saturasi oksigen, pembagian masker, serta pemberian obat dan vitamin.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya Polri untuk hadir dan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang merasakan dampak kabut asap.
“Bakti kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian Polres Landak kepada masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan perhatian, khususnya dalam menjaga kesehatan di tengah kondisi kabut asap,” kata Devi.
Menurut dia, dampak kabut asap terhadap kesehatan tidak boleh dianggap sepele. Karena itu, masyarakat diimbau menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar rumah.
Masyarakat juga diminta segera memeriksakan kondisi kesehatan apabila mengalami keluhan yang diduga berkaitan dengan paparan asap.
“Gunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah dan segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan kesehatan. Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kesehatan serta lingkungan,” ujarnya.
Sebelumnya, kabut asap yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Landak telah mendapat perhatian dari jajaran kepolisian.
Polres Landak melakukan sejumlah langkah preventif, di antaranya membagikan masker kepada masyarakat serta memberikan imbauan agar warga tidak melakukan pembakaran lahan.
Di wilayah Kecamatan Jelimpo, personel kepolisian juga aktif menyambangi masyarakat untuk memberikan edukasi mengenai bahaya kabut asap.
Selain itu, warga diingatkan agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.
Devi menegaskan, upaya menjaga kesehatan masyarakat harus dilakukan bersamaan dengan langkah pencegahan karhutla.
“Kami terus mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama agar dampak kabut asap tidak semakin meluas dan mengganggu kesehatan masyarakat,” tegasnya.
Melalui kegiatan Polri Peduli tersebut, Polres Landak berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan.
Masyarakat juga diimbau tetap menjaga kesehatan, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, serta bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

















