Aksaraloka.com, PONTIANAK – Di tengah kekeringan dan sulitnya mendapatkan air bersih, kepedulian terhadap masyarakat terus mengalir di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Yayasan Pemadam Kebakaran Panca Bhakti Pontianak menjadi salah satu pihak yang turun langsung membantu warga. Selama sepekan terakhir, relawan Panca Bhakti tak kenal lelah menyalurkan air bersih secara cuma-cuma kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bahkan, dalam sehari mereka mengupayakan hingga 32 meter kubik atau sekitar 32 ribu liter air bersih untuk dibawa dari sumber air dan kemudian dibagikan kepada warga.
Aksi kemanusiaan tersebut kembali berlangsung di Markas Pemadam Kebakaran Panca Bhakti, Jalan Suprapto, Kecamatan Pontianak Selatan, Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Ratusan warga terlihat datang silih berganti sambil membawa galon kosong. Mereka rela mengantre demi mendapatkan air bersih yang sangat dibutuhkan untuk kebutuhan sehari-hari.
Kegiatan tersebut turut ditinjau langsung Kapolda Kalbar Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar bersama sejumlah pejabat utama Polda Kalbar. Hadir pula Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto, Ketua Umum Pemadam Kebakaran Panca Bhakti The Iu Sia serta jajaran pengurus.
Pada kesempatan itu, Polresta Pontianak turut menurunkan mobil water cannon dengan membawa sekitar 5 ton air bersih. Sementara Panca Bhakti menyiapkan sekitar 10 ton air untuk dibagikan kepada masyarakat.
Tak Pandang Suku dan Agama
Ketua Umum Pemadam Kebakaran Panca Bhakti, The Iu Sia, mengatakan pembagian air bersih tersebut telah dilakukan selama sekitar satu pekan.
Menurutnya, bantuan diberikan kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan tanpa membedakan latar belakang.
“Seminggu sudah dibagikan air. Tidak pandang suku, agama apa pun, semua orang bisa mendapatkan,” ujar The Iu Sia.
Ia mengatakan setiap warga yang datang dapat memperoleh maksimal dua galon air bersih.
Gerakan kemanusiaan tersebut juga mulai mendapat dukungan dari kalangan pengusaha. Sejumlah pengusaha ikut membantu menyediakan air untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat.
“Pengusaha sudah mulai bergerak. Satu hari bisa mencapai 2 ton,” katanya.
Namun, di balik distribusi air tersebut terdapat perjuangan panjang para relawan. Mereka harus bergerak hingga dini hari untuk mengambil air dari sejumlah lokasi.
The Iu Sia mengungkapkan, tim Panca Bhakti bahkan harus menempuh perjalanan malam menuju Anjungan dan Kumpai untuk mendapatkan pasokan air.
“Jam 9 malam sudah ambil Anjungan dan Kumpai, jam 3 subuh sudah balik Pontianak. Terus pagi kita bagikan lagi,” jelasnya.
Ia pun mengajak masyarakat yang membutuhkan air bersih untuk datang langsung ke Markas Pemadam Kebakaran Panca Bhakti.
“Silakan masyarakat datang ke Pemadam Kebakaran Panca Bhakti,” ujarnya.
Sehari 32 Ribu Liter Air
Ketua Pembina Pemadam Kebakaran Panca Bhakti, Abi, mengatakan gerakan pembagian air bersih tersebut merupakan inisiatif dan koordinasi internal Panca Bhakti untuk membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan air.
Dalam sehari, pihaknya mengupayakan empat tangki air dengan kapasitas sekitar 8 meter kubik setiap tangki.
“Sumber air satu hari empat tangki kali delapan kubik. Dua bantuan PT Alas Kusuma Kumpai dan dua ambil di Anjungan,” kata Abi.
Jika dihitung berdasarkan kapasitas tersebut, pasokan air yang diperoleh mencapai sekitar 32 meter kubik atau 32 ribu liter per hari.
Air kemudian diangkut menuju Pontianak untuk disalurkan kembali kepada masyarakat.
Abi mengatakan kegiatan tersebut berlangsung hampir tanpa jeda selama sepekan terakhir. Setelah selesai membagikan air pada malam hari, tim kembali bersiap mengambil air pada dini hari.
“Kita setelah selesai bagi jam 9 malam, pulang jam 4 subuh, berlanjut dalam seminggu ini. Kita bisa saja, yang penting sumber air saja jangan kering,” ujarnya.
Polisi Ikut Turun Tangan
Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto mengatakan jajaran kepolisian juga terus melakukan pendistribusian air bersih ke sejumlah wilayah yang membutuhkan.
Dalam kegiatan Jumat pagi, Polresta Pontianak menurunkan mobil water cannon untuk membawa sekitar 5 ton air bersih dan menyalurkannya di depan Yayasan Pemadam Kebakaran Panca Bhakti.
“Kemudian ada juga pembagian air di depan Yayasan Panca Bhakti, menurunkan water cannon. Yayasan Panca Bhakti juga memberikan air,” kata Endang.
Menurutnya, air yang digunakan dalam kegiatan tersebut salah satunya berasal dari bantuan PT Alas Kusuma.
Selain di kawasan Panca Bhakti, distribusi air juga dilakukan di sejumlah titik lainnya. Pada sore hari, jajaran Polresta Pontianak kembali menyalurkan air bersih, termasuk di kawasan pelabuhan.
“Semoga bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.
Endang menyebut distribusi air bersih yang dilakukan Polresta Pontianak mencapai sekitar 10 ton per hari melalui dua kali pembagian.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Yayasan Pemadam Kebakaran Panca Bhakti, kalangan pengusaha, serta berbagai yayasan yang ikut bergerak membantu masyarakat.
“Angkat topi, kami apresiasi pengusaha dan sejumlah yayasan yang juga peduli. Setiap hari memberikan paling tidak dua kali pembagian air bersih,” tuturnya.
Menurut Endang, keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi bukti bahwa persoalan air bersih tidak hanya dapat diatasi oleh satu pihak. Dibutuhkan gotong royong dan sinergitas untuk membantu masyarakat yang terdampak.
“Ada di tempat-tempat lain. Inilah wujud kerja sama dan sinergitas. Sisi kemanusiaan yang lebih diutamakan,” katanya.
Endang memastikan Polresta Pontianak akan terus mendukung gerakan sosial tersebut selama masyarakat masih membutuhkan pasokan air bersih.
“Kami akan bantu dan kerja sama,” pungkasnya.














