banner 468x60
Info Ketapang

Hadiri Maulid Nabi, Bupati Ketapang Mohon Keselamatan dan Hujan di Tengah Kemarau

×

Hadiri Maulid Nabi, Bupati Ketapang Mohon Keselamatan dan Hujan di Tengah Kemarau

Sebarkan artikel ini

KETAPANG – Bupati Ketapang Alexander Wilyo menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Ketapang, Kamis (10/9/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Utama Gedung PCNU Ketapang tersebut dihadiri para alim ulama, tokoh agama, pengurus PCNU, dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Alexander menyampaikan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus mengajak masyarakat menjadikan momentum tersebut untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW.

“Semoga kita semua dapat meneladani sifat-sifat keikhlasan, kebaikan serta kesederhanaan Nabi Muhammad SAW,” ujar Alexander.

Bupati dukung kegiatan Hari Santri

Alexander juga menyatakan dukungannya terhadap kegiatan peringatan Hari Santri yang akan digelar PCNU Kabupaten Ketapang.

Ia mengatakan, pemerintah daerah perlu terus bersinergi dengan para alim ulama dan tokoh agama dalam menjalankan pemerintahan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya akan mendukung kegiatan Hari Santri yang akan diadakan PCNU Ketapang. Saya senang bisa berada di tengah-tengah para alim ulama, karena saya memahami bagaimana rekam jejak sejarah NU dan petunjuk dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Menurut Alexander, kehadiran Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam kegiatan keagamaan tersebut merupakan bentuk penghargaan terhadap kontribusi Nahdlatul Ulama dan para tokoh agama dalam menjaga serta membangun daerah.

Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah, ulama, dan tokoh agama juga diperlukan untuk menghadapi berbagai persoalan yang terjadi di Ketapang.

“Sepanjang pemerintahan saya, akan saya pastikan tidak jauh dari para alim ulama dan tokoh-tokoh agama dalam menjaga pemerintahan, melayani masyarakat, dan menjaga Ketapang, termasuk dalam menghadapi kondisi saat ini akibat kemarau panjang dan terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.

Bupati minta masyarakat waspadai asap karhutla

Dalam kesempatan tersebut, Alexander juga menyampaikan apresiasi kepada para alim ulama, pengurus masjid, dan pengurus pondok pesantren yang telah melaksanakan Salat Istisqa.

Salat tersebut dilakukan sebagai ikhtiar bersama untuk memohon turunnya hujan di tengah kondisi kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Ketapang.

Alexander turut mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Masyarakat diminta menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah sebagai langkah untuk mengurangi paparan asap.

Menurut dia, kondisi kualitas udara yang memburuk akibat asap karhutla memerlukan perhatian serius dan penanganan bersama untuk melindungi masyarakat.

“Semoga Ketapang dilindungi dari berbagai macam bencana dan semoga segera diberikan hujan oleh Allah SWT,” ucap Alexander.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut berlangsung khidmat. Kegiatan kemudian ditutup dengan makan nasi tumpeng bersama para tamu undangan dan jamaah yang hadir.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, ulama, tokoh agama, dan masyarakat Kabupaten Ketapang.