PONTIANAK – Cabang olahraga (cabor) Sambo menjadi salah satu penyumbang medali bagi kontingen Kabupaten Ketapang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat 2026. Dari dua nomor pertandingan, Sambo Ketapang berhasil memborong 15 medali, terdiri dari tiga emas, delapan perak, dan empat perunggu.
Sebanyak 15 medali tersebut diraih melalui nomor Sambo Sport dan Sambo Combat. Para atlet Ketapang menunjukkan performa kompetitif saat menghadapi atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.
Pada nomor Sambo Sport, Ketapang mengoleksi 10 medali, yakni dua emas, empat perak, dan empat perunggu.
Dua medali emas dipersembahkan Irma Fatmawati di kelas 59 kilogram putri dan Antonio Foreman di kelas 98 kilogram putra.
Sementara empat medali perak diraih Gazza Ghyaz Faeyza (under 45 kilogram putra), Medina Farazeen (under 45 kilogram putri), Muhammad Fayruz (53 kilogram putra), dan Hiyar Ismansyah (65 kilogram putra).
Adapun empat medali perunggu disumbangkan Ashraf Yerzhan R (88 kilogram putra), Maheswari Ganes (54 kilogram putri), Muhammad Abdullah Rahim (79 kilogram putra), serta Achmad Genta (di atas 98 kilogram putra).
Tambahan medali juga datang dari nomor Sambo Combat. Ketapang meraih satu emas dan empat perak.
Antonio Foreman kembali menyumbangkan medali emas di kelas 98 kilogram putra. Sedangkan empat medali perak diraih Muhammad Fayruz (53 kilogram), Ammar Zaki A (58 kilogram), Muhammad Abdullah Rahim (79 kilogram), dan Irma Fatmawati (59 kilogram).
Dengan hasil tersebut, Antonio Foreman menjadi atlet paling menonjol setelah sukses meraih dua medali emas dari dua nomor berbeda.
Ketua KONI Kabupaten Ketapang, Theo Bernadhi, mengapresiasi perjuangan atlet, pelatih, dan ofisial cabor Sambo yang telah menyumbangkan 15 medali bagi kontingen Ketapang.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, dan persiapan yang dilakukan secara maksimal menjelang Porprov Kalbar 2026.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah bekerja keras serta berjuang membawa nama Kabupaten Ketapang. Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua,” ujar Theo.
Theo juga hadir langsung di arena pertandingan bersama Sekretaris KONI Ketapang, ketua kontingen, dan ketua satgas untuk memberikan dukungan moral kepada para atlet.
Ia berharap capaian cabor Sambo dapat memotivasi atlet dari cabang olahraga lainnya yang masih bertanding.
Terlebih, KONI bersama Pemerintah Kabupaten Ketapang menargetkan kontingen daerah tersebut mampu menembus posisi tiga besar pada Porprov Kalbar 2026.
“Kami berharap semangat juang ini terus dijaga oleh seluruh atlet dari berbagai cabang olahraga. Setiap medali yang diraih sangat berarti bagi Kabupaten Ketapang. Tetap fokus, jaga kekompakan dan sportivitas, serta berikan yang terbaik,” pungkasnya.

















