banner 468x60
Info Ketapang

Sekda Ketapang Buka Penguatan Kapasitas Pokja BSAN, Dorong Sekolah Aman dan Nyaman

×

Sekda Ketapang Buka Penguatan Kapasitas Pokja BSAN, Dorong Sekolah Aman dan Nyaman

Sebarkan artikel ini

KETAPANG – Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang Repalianto membuka kegiatan Penguatan Kapasitas Kelompok Kerja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (Pokja BSAN) Kabupaten Ketapang di Grand Zuri Hotel Ketapang, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan tersebut diselenggarakan Kreasi Ketapang sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, serta mendukung tumbuh kembang peserta didik.

Repalianto mengatakan penguatan kapasitas Pokja BSAN menjadi langkah penting untuk membangun budaya sekolah yang mampu memberikan rasa aman bagi peserta didik.

” Sekolah bukan hanya tempat untuk menimba ilmu, tetapi juga tempat membentuk karakter dan kepribadian generasi muda. Karena itu, setiap anak harus merasa aman dari kekerasan, perundungan, intimidasi, dan diskriminasi,” ujar Repalianto.

Sekolah harus aman secara fisik dan psikologis

Menurut Repalianto, sekolah harus menjadi ruang yang membuat peserta didik merasa diterima dan dihargai serta memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan mengembangkan potensi.

Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua hingga masyarakat.

Repalianto juga meminta kepala sekolah dan guru menjadi teladan dalam membangun komunikasi positif, menghargai perbedaan dan menyelesaikan persoalan dengan pendekatan edukatif.

“Melalui program BSAN periode 2026–2030 ini, mari kita wujudkan sekolah yang tidak hanya aman secara fisik, tetapi juga nyaman secara psikologis dan sosial,” katanya.

Hasil pelatihan diharapkan diterapkan di sekolah

Repalianto berharap kegiatan penguatan kapasitas tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan peserta.

Menurut dia, hasil pelatihan perlu diterapkan dalam aktivitas sekolah sehari-hari agar memberikan dampak nyata terhadap lingkungan belajar.

Ia mengajak seluruh pihak menjadikan satuan pendidikan di Kabupaten Ketapang sebagai ruang yang aman untuk belajar, nyaman untuk berkembang, dan terbuka bagi seluruh peserta didik dalam meraih cita-cita.

Kepada peserta, Repalianto meminta agar seluruh rangkaian pelatihan diikuti secara serius. Peserta juga didorong untuk memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai ruang berbagi pengalaman dan mencari solusi atas berbagai persoalan di lingkungan sekolah.

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan dan terwujudnya generasi Ketapang yang cerdas, berkarakter, dan berprestasi,” ujarnya.

Kegiatan Penguatan Kapasitas Pokja BSAN menjadi bagian dari upaya mendorong satuan pendidikan yang lebih responsif terhadap perlindungan peserta didik serta membangun lingkungan belajar yang sehat, aman dan inklusif di Kabupaten Ketapang.