banner 468x60
Aksara Landak

IWO Landak Inisiasi Penanaman Pohon Produktif di Riam Angan Tembawang, Dorong Pemulihan Lahan Kritis

×

IWO Landak Inisiasi Penanaman Pohon Produktif di Riam Angan Tembawang, Dorong Pemulihan Lahan Kritis

Sebarkan artikel ini

LANDAK – Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, menginisiasi penanaman pohon produktif di kawasan Riam Angan Tembawang, Desa Angan Tembawang, Kecamatan Jelimpo, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 IWO Landak dengan mengusung tema “Jurnalis Peduli Lingkungan: Menulis Fakta, Menanam Harapan”.

Penanaman pohon dibuka Staf Ahli Bupati Landak Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Subanri, yang hadir mewakili Bupati Landak Karolin Margret Natasa.

Kegiatan tersebut turut diikuti Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Landak Sahbirin, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Teresia Limawardani, Kasatpol PP Landak, Camat Jelimpo, perwakilan Polres Landak, Kodim 1210/Landak, Kejaksaan Negeri Landak, perangkat Desa Angan Tembawang, Pokdarwis Angan Tembawang, UPT KPH Wilayah Landak, manajemen HPI POU, mahasiswa SALUT Landak, Pramuka Saka Wanabakti, forum komunitas pecinta alam Landak, serta Mapala Universitas Santo Agustinus Hippo.

Bibit pohon buah-buahan produktif yang disediakan KPH Wilayah Landak ditanam di sekitar kawasan Riam Angan Tembawang. Sebagian bibit lainnya diserahkan kepada masyarakat untuk ditanam di lahan masing-masing.

Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung penghijauan sekaligus mendorong pemulihan lahan kritis di wilayah Kabupaten Landak.

Ketua Panitia HUT ke-14 IWO Landak, Ya’ Syahdan, mengatakan kegiatan penanaman pohon merupakan bagian dari komitmen wartawan untuk tidak hanya menjalankan fungsi jurnalistik, tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan.

“Sebagai jurnalis, kami tidak hanya konsen pada tulis-menulis saja. Kami membuktikannya dengan aksi nyata, salah satunya menanam pohon sebagai wujud untuk melestarikan lingkungan hidup,” ujar Ya’ Syahdan.

Menurut dia, kegiatan penghijauan tersebut menjadi puncak dari rangkaian kegiatan HUT ke-14 IWO Landak.

Sebelumnya, IWO Landak telah menggelar sejumlah kegiatan sosial dan pelatihan jurnalistik bagi pelajar tingkat SMA.

Telah empat kali lakukan penghijauan

Ketua IWO Landak, L Sahat Tinambunan, mengatakan penanaman pohon di Riam Angan Tembawang merupakan aksi penghijauan keempat yang dilakukan organisasi tersebut di sejumlah wilayah Kabupaten Landak.

“Setiap pohon yang kita tanam hari ini mungkin terlihat kecil, tetapi jika dirawat dan dilakukan secara bersama-sama akan menjadi investasi yang besar bagi alam dan kehidupan,” kata Sahat.

Ia menyebut sejumlah lokasi yang sebelumnya menjadi sasaran kegiatan penghijauan IWO Landak, antara lain Riam Rombo Dait di Kecamatan Air Besar, Desa Nyayum, dan Riam Sentegung.

Sahat berharap Riam Angan Tembawang tidak hanya menjadi lokasi kegiatan penanaman pohon, tetapi juga menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga hutan dan sumber air.

“Kami ingin mengajak seluruh stakeholder untuk melakukan aksi nyata menjaga kelestarian alam,” ujarnya.

Pemkab Landak apresiasi gerakan IWO

Staf Ahli Bupati Landak Subanri mengatakan Pemerintah Kabupaten Landak mengapresiasi pilihan IWO Landak memperingati hari jadi dengan kegiatan penghijauan di kawasan alam.

Menurut dia, Riam Angan Tembawang merupakan salah satu aset ekowisata sekaligus sumber air yang penting bagi masyarakat di Desa Angan Tembawang dan sekitarnya.

“Gerakan penghijauan seperti hari ini bukan kegiatan simbolis semata. Setiap bibit yang kita tanam adalah investasi jangka panjang untuk tata air, kualitas udara, dan mitigasi bencana,” kata Subanri saat membacakan sambutan Bupati Landak.

Ia meminta bibit yang diserahkan kepada Pemerintah Desa Angan Tembawang benar-benar dibagikan dan ditanam oleh masyarakat.

Subanri mengatakan pemerintah daerah melalui dinas terkait akan terus mendukung dan memantau keberlanjutan gerakan penghijauan tersebut.

“Penanaman hari ini jangan menjadi seremonial satu hari yang berhenti begitu kita pulang,” katanya.

Pers dinilai punya peran strategis

Dalam sambutan Bupati Landak yang dibacakan Subanri, pemerintah daerah juga menegaskan posisi insan pers sebagai mitra strategis dalam pembangunan.

Jurnalis, kata dia, tidak hanya berperan menyampaikan informasi, tetapi juga mengawasi jalannya kebijakan publik, termasuk yang berkaitan dengan lingkungan.

“Ketika ada laporan tentang aktivitas ilegal yang merusak hutan, tentang kabut asap, atau proyek pembangunan yang berpotensi mengabaikan aspek lingkungan, tulisan rekan-rekan jurnalis adalah salah satu alarm dini bagi pemerintah untuk bertindak,” ujarnya.

Ia berharap IWO Landak terus berkembang menjadi organisasi yang solid dan profesional serta tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara konstruktif.

Selain aspek lingkungan, Subanri mengatakan kawasan Riam Angan Tembawang juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi ekowisata.

Pengembangan tersebut, menurut dia, perlu dilakukan bersama masyarakat dan kelompok sadar wisata dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

“Ketika kita menanam pohon hari ini, kita sesungguhnya juga sedang menanam modal ekonomi untuk masa depan. Modal yang tumbuh bukan dalam hitungan bulan, tetapi dalam hitungan generasi,” kata Subanri.

Pemerintah daerah mendorong Pokdarwis Angan, pemerintah desa, dan pengurus adat untuk bersinergi dengan perangkat daerah terkait dalam mengembangkan potensi Riam Angan secara berkelanjutan.