banner 468x60
EkonomiFeatureForum

POLITA Gold Day, Pegadaian Ajak Mahasiswa Baru Cerdas Kelola Keuangan Sejak Kuliah

×

POLITA Gold Day, Pegadaian Ajak Mahasiswa Baru Cerdas Kelola Keuangan Sejak Kuliah

Sebarkan artikel ini

PONTIANAK – Mengelola keuangan tidak harus menunggu seseorang memiliki penghasilan besar. Kebiasaan mengatur pemasukan dan pengeluaran justru perlu dibangun sejak dini, termasuk saat mulai memasuki bangku perguruan tinggi.

Pesan itu disampaikan PT Pegadaian dalam kuliah umum bertajuk “Beyond Academic: Politeknik Aisyiyah Pontianak” dengan tema “POLITA Gold Day! Langkah Cerdas dengan Emas MABA POLITA”, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula Politeknik Aisyiyah Pontianak tersebut diikuti sekitar 210 mahasiswa baru. Agenda ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Pegadaian Peduli: Beyond Academic”.

Tidak hanya memperkenalkan emas sebagai salah satu instrumen investasi, Pegadaian mengajak mahasiswa memahami pengelolaan keuangan dari hal-hal mendasar. Mulai dari menyusun prioritas, membedakan kebutuhan dan keinginan, hingga mempersiapkan tujuan keuangan di masa depan.

Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Pontianak, Abdul Lafaz Isnainy, mengatakan mahasiswa baru menjadi kelompok yang penting untuk mendapatkan edukasi keuangan sejak awal.

Menurut dia, kemandirian finansial tidak selalu dimulai dari nominal besar. Kebiasaan sederhana seperti menabung dan membuat perencanaan keuangan dapat menjadi fondasi untuk membangun kondisi finansial yang lebih sehat.

“Kami melihat mahasiswa baru sebagai generasi yang memiliki potensi besar untuk menjadi generasi mandiri secara finansial. Karena itu, melalui kegiatan POLITA Gold Day! ini, kami ingin memberikan pemahaman bahwa mengelola keuangan tidak harus menunggu memiliki penghasilan yang besar,” ujar Abdul.

Ia mengatakan emas dapat diperkenalkan sebagai salah satu pilihan dalam perencanaan keuangan. Namun, pemanfaatannya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing individu.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kalimantan, Rinaldi Lubis, menilai literasi keuangan perlu diperkenalkan sejak bangku pendidikan. Menurutnya, pemahaman tersebut penting agar generasi muda terbiasa mengambil keputusan finansial berdasarkan kebutuhan dan tujuan yang jelas.

“Generasi muda adalah bagian penting dari masa depan Indonesia. Karena itu, literasi keuangan perlu diperkenalkan sejak bangku pendidikan agar mahasiswa memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan finansial secara bijak,” kata Rinaldi.

Ia menekankan, investasi sebaiknya tidak dipandang sekadar sebagai tren. Investasi merupakan bagian dari perencanaan untuk memenuhi kebutuhan dan mencapai tujuan keuangan di masa mendatang.

“Investasi bukan sekadar mengikuti tren, tetapi merupakan bagian dari perencanaan masa depan,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung interaktif. Mahasiswa baru tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga berdiskusi mengenai pengelolaan keuangan serta pemanfaatan emas sebagai bagian dari perencanaan finansial.

Melalui program Beyond Academic, Pegadaian berharap edukasi tersebut dapat diterapkan mahasiswa dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari mencatat pengeluaran, menyisihkan uang, membedakan kebutuhan dan keinginan, hingga menetapkan tujuan keuangan.

Kolaborasi dengan Politeknik Aisyiyah Pontianak tersebut menjadi bagian dari upaya Pegadaian memperluas edukasi literasi keuangan kepada generasi muda dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan mahasiswa.

Sebab, kemandirian finansial tidak selalu dimulai dari nominal besar. Langkah awalnya bisa sederhana: memahami ke mana uang digunakan, menyisihkan sebagian untuk masa depan, dan mulai belajar menentukan tujuan keuangan sejak bangku kuliah.