Aksaraloka.com, SINTANG-Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Letnan Jenderal TNI Kunto Arief Wibowo, melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Barat dalam rangka Pengawasan dan Evaluasi Operasi (Wasevops) terhadap Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia.

Kunjungan dimulai di Kapuas Hulu, Senin (7/7/2025), dengan pendaratan di Bandara Pangsuma, Putussibau.
Kedatangan Jenderal bintang tiga ini disambut langsung oleh Danrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi, Kasdam XII/Tanjungpura Brigjen TNI Putra Widyawinaya, sejumlah pejabat Kodam XII/Tanjungpura, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kapuas Hulu.
“Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pangkogabwilhan I di wilayah Kodam XII/Tanjungpura. Beliau ingin bertatap muka langsung dengan prajurit dan meninjau kondisi aktual di kawasan perbatasan RI-Malaysia,” ujar Brigjen TNI Purnomosidi usai penyambutan.

Menurut dia, wilayah Kalimantan Barat berada dalam cakupan kerja Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I yang bermarkas di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.
Karena itu, pengawasan langsung dari pucuk pimpinan Kogabwilhan menjadi penting untuk memastikan kesiapsiagaan serta koordinasi lintas satuan berjalan optimal.

Selain menjadi ajang temu prajurit dan pengecekan lapangan, kunjungan ini juga dinilai sebagai momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara instansi militer dan sipil, terutama dalam pengelolaan kawasan perbatasan yang kompleks dan rawan.
“Pangkogabwilhan I menekankan pentingnya kesiapsiagaan satuan, sinergi antarlembaga, serta penguatan pertahanan di kawasan strategis barat Indonesia,” ujar Purnomosidi.

Evaluasi dan pembinaan terhadap Satgas Pamtas rutin dilakukan guna mendukung tugas pokok pengamanan wilayah perbatasan serta mencegah potensi ancaman lintas negara, seperti penyelundupan, pergerakan ilegal, maupun pelanggaran batas wilayah.

Kunjungan ini direncanakan berlangsung selama beberapa hari dengan agenda lanjutan mencakup peninjauan pos-pos Satgas Pamtas dan dialog langsung bersama para personel yang bertugas di garis terdepan pertahanan negara.











