Aksaraloka.com, PONTIANAK – Aksi kriminalitas jalanan kembali terjadi di wilayah Kota Pontianak. Kejadian ini menimpa seorang remaja bernama Rafa Al Fahri (15).
Ia menjadi korban pengeroyokan Orang Tidak Dikenal (OTK) di Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak pada Senin Malam 18 Mei 2026 lalu sekitar Pukul 20.30 Wib.
Kejadian ini telah resmi dilaporkan ke Polresta Pontianak dengan nomor Nomor: STPP/393/V/2026/Satreskrim.
M Fadli selaku ayah korban mengatakan, kejadian tersebut menyebabkan tangan kanan patah akibat dianiaya.
”Saat itu anak saya sedang berjalan dengan temannya, kemudian dihampiri sejumlah orang tak dikenal, dan kemudian hendak meminjam HP milik anak saya,” kata M Fadli pada Kamis (21/05/2026).
Lanjut Ayah korban, saa itu anaknya saat menolak untuk meminjamkan Handphone, seketika langsung dihajar tanpa ampun oleh sejumlah orang tak dikenal tersebut.
”Akibat mempertahankan barang berharganya, anak saya dihajar habis-habisan hingga menderita patah tulang. Peristiwa ini terjadi di Tepian Sungai Kapuas,” tuturnya
Fadli juga menjelaskan akibat kejadian ini Rafa bersama temannya yang diketahui bernama Deza mengalami luka serius yang harus diberikan perawatan medis.
”Anak saya mengalami, patah tulang pada struktur tangan sebelah kanan. Luka hantaman dan lebam pada pipi sebelah kanan. Rasa sakit mendalam di bagian kepala belakang serta punggung akibat penganiayaan. Dan temanya Deza mengalami luka memar,” pungkasnya.
Dengan adanya kejadian ini, pihak keluarga meminta Polresta Pontianak untuk segera menangkap dan memproses hukum para pelaku.
Dua Remaja di Pontianak Babak Belur Hingga Patah Tulang Dikeroyok Sejumlah Orang Tak di Kenal, Keluarga Desak Polisi Tangkap Pelaku












