banner 468x60
Info Ketapang

Bupati Ketapang Hadiri Ritual Adat Besar Buka Portal Damai di Jelai Hulu

×

Bupati Ketapang Hadiri Ritual Adat Besar Buka Portal Damai di Jelai Hulu

Sebarkan artikel ini

KETAPANG – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menghadiri Ritual Adat Besar Buka Portal Damai yang dipusatkan di Simpang Empat Penyarang, Kecamatan Jelai Hulu, Rabu (3/6/2026).

Kehadiran Bupati yang juga menyandang gelar adat Patih Jaga Pati Laman Sembilan Domong Sepuluh Kerajaan Hulu Aik dengan gelar Raden Cendaga Pintu Bumi Jaga Banua menjadi simbol komitmen pemerintah dalam memperkuat hubungan harmonis antara masyarakat adat, pemerintah, dan dunia usaha.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Ritual Adat Mengikat Tali Perdamaian di Tugu Perdamaian Simpang Kusik Batu Lapu yang dipimpin langsung oleh Bupati Ketapang. Prosesi tersebut menjadi simbol kesepakatan bersama untuk menjaga kedamaian dan mempererat sinergi seluruh pihak di wilayah Jelai Hulu.

Dalam sambutannya, Bupati Alexander Wilyo menegaskan bahwa perdamaian merupakan aset yang paling berharga dalam kehidupan bermasyarakat.

“Hakikatnya yang paling mahal sebenarnya adalah damai. Perlu waktu panjang dan usaha yang luar biasa untuk menyamakan persepsi serta membangun kebersamaan. Karena itu saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi yang aman, nyaman, dan kondusif,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun komunikasi yang baik antara perusahaan dan masyarakat. Menurutnya, investasi yang masuk ke Kabupaten Ketapang harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendorong pembangunan daerah.

“Kepada pihak perusahaan, saya harapkan terus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, tokoh adat, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan. Apa yang menjadi hak masyarakat harus dipenuhi, dan masyarakat juga perlu menjaga iklim investasi yang sehat demi kesejahteraan bersama,” tegasnya.

Usai prosesi pengikatan tali perdamaian, kegiatan dilanjutkan dengan Ritual Adat Besar Membuka Portal Perdamaian. Bupati kemudian secara simbolis membuka portal perdamaian masyarakat adat yang sebelumnya dipasang sebagai bentuk penyampaian aspirasi terhadap perusahaan.

Portal tersebut berupa tajau (tempayan) dan palang kayu yang menutup akses jalan hauling milik PT FAPE dan PT USP yang merupakan bagian dari FR Group.
Dalam kesempatan itu, Bupati mengapresiasi kehadiran pimpinan FR Group, Leon Sanjaya, yang dinilai telah memenuhi komitmen hasil pertemuan sebelumnya di Rumah Betang Pontianak.

“Mudah-mudahan hari ini menjadi tonggak awal untuk menata hubungan yang lebih baik antara perusahaan dengan masyarakat Jelai Hulu. Komunikasi yang baik akan menjadi kunci penyelesaian berbagai persoalan,” katanya.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk mengawal seluruh kesepakatan yang telah dicapai antara masyarakat dan perusahaan, termasuk terkait program plasma, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), penyerapan tenaga kerja, serta berbagai aspirasi masyarakat lainnya.

“Saya ingin investasi berjalan lancar, tetapi hak-hak masyarakat juga harus dipenuhi. Pemerintah daerah akan mengawal seluruh komitmen yang telah disepakati agar dapat direalisasikan secara tuntas,” ujarnya.

Ia turut memberikan apresiasi kepada masyarakat Jelai Hulu yang mampu menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama proses penyampaian aspirasi berlangsung.

“Walaupun terdapat beberapa portal yang dipasang, namun tidak terjadi konflik maupun insiden yang tidak diinginkan. Ini menunjukkan kedewasaan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan patut diapresiasi,” ungkapnya.

Selain itu, Bupati juga menyoroti stabilitas harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit. Ia menegaskan telah menginstruksikan seluruh perusahaan dan pabrik kelapa sawit agar membeli TBS petani sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah.

“Saya minta camat, kepala desa, dan seluruh pihak terkait untuk mengawasi pelaksanaan instruksi tersebut. Tidak boleh ada pihak yang membeli sawit petani di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat persatuan, kedamaian, dan kerja sama yang telah terbangun demi mewujudkan Jelai Hulu yang semakin maju dan Kabupaten Ketapang yang lebih sejahtera.

“Jika komunikasi berjalan baik, hak dan kewajiban masing-masing pihak dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, saya yakin Jelai Hulu akan semakin maju, masyarakat semakin sejahtera, dan investasi dapat tumbuh secara berkelanjutan,” pungkasnya.