banner 468x60
Sambas

Viral, Bawa Sajam di JSSB, Polisi Bergerak Cepat Amankan 18 Remaja

×

Viral, Bawa Sajam di JSSB, Polisi Bergerak Cepat Amankan 18 Remaja

Sebarkan artikel ini
Aksaraloka com, Sambas – Kurang dari 24 jam setelah video sekelompok remaja membawa senjata tajam (sajam) di kawasan Jembatan Sungai Sambas Besar (JSSB) viral di media sosial, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sambas bergerak cepat dengan mengamankan 18 remaja yang diduga terlibat.
Dari tangan mereka, polisi turut menyita tiga bilah senjata tajam.

Pengamanan dilakukan pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 15.30 WIB di wilayah Kecamatan Jawai Selatan, Kabupaten Sambas.

Tindakan tersebut merupakan respons cepat kepolisian atas informasi yang beredar di masyarakat terkait aksi yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo melalui Kasihumas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono mengatakan, penyelidikan langsung dilakukan sesaat setelah video tersebut ramai di media sosial.

“Setelah menerima informasi mengenai video yang viral di media sosial, Satreskrim melalui unit lidik segera melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan 18 remaja yang diduga merupakan kelompok dalam video tersebut beserta tiga senjata tajam,” ujar AKP Sadoko.

Selain mengamankan para remaja, polisi juga memanggil orang tua dan wali masing-masing.

Dalam proses tersebut, para remaja diberikan pembinaan serta edukasi mengenai konsekuensi hukum atas perbuatan yang dilakukan.

Mereka juga diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi tindakan serupa.

“Setelah seluruh rangkaian pembinaan selesai, para remaja diserahkan kembali kepada orang tua masing-masing dalam keadaan sehat. Sementara tiga bilah senjata tajam yang diamankan dijadikan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.

AKP Sadoko menegaskan, pengawasan orang tua memiliki peran penting dalam mencegah anak-anak terjerumus ke dalam perilaku yang melanggar hukum.

Ia mengimbau para orang tua agar lebih aktif memantau aktivitas anak, baik saat berada di luar rumah maupun ketika menggunakan media sosial.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk bersama-sama mengawasi dan membimbing anak-anak agar tidak terlibat dalam aksi yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Polres Sambas akan terus melakukan langkah preventif dan penegakan hukum demi menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Sambas,” tegasnya.

Polres Sambas memastikan akan terus menindak setiap aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.

Namun, terhadap pelaku yang masih berusia remaja, kepolisian tetap mengedepankan pendekatan pembinaan sesuai ketentuan hukum yang berlaku sebagai upaya memberikan kesempatan untuk memperbaiki diri sekaligus mencegah terulangnya perbuatan serupa.