LANDAK – Anggota Komisi IX DPR RI
sekaligus anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dr. (H.C.) Drs. Cornelis, M.H, menekankan pentingnya pemahaman empat pilar kebangsaan bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Hal tersebut disampaikan Cornelis saat memberikan sosialisasi empat pilar kebangsaan kepada mahasiswa di Aula Besar Kantor Bupati Landak, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.
Empat pilar kebangsaan yang disosialisasikan meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.

Cornelis mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan bagian dari tugasnya sebagai anggota MPR RI untuk membantu pemerintah menyampaikan pemahaman mengenai dasar negara, ideologi, konstitusi, dan bentuk negara Indonesia kepada masyarakat.
Menurut dia, mahasiswa menjadi salah satu kelompok penting yang perlu mendapatkan pemahaman tersebut, karena mereka merupakan generasi penerus yang nantinya akan mengambil peran dalam kepemimpinan bangsa.
“Mahasiswa harus tahu apa yang dinamakan berbangsa dan bernegara, apa landasan hukumnya, apa ideologinya, serta bagaimana bentuk negara kita. Itu semua harus diketahui,” ujar Cornelis.
Ia mengatakan, pemahaman empat pilar kebangsaan tidak hanya sebatas pengetahuan, tetapi juga menjadi bekal bagi generasi muda dalam menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Cornelis menilai, penting bagi anak muda untuk memahami ideologi negara, termasuk Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan bentuk negara Indonesia.
“Sangat penting, karena itu ideologi negara. Masa anak muda tidak tahu ideologi negara, tidak tahu UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan bentuk negara kita,” katanya.
Ia berharap, melalui kegiatan sosialisasi tersebut, mahasiswa dapat memahami pokok-pokok kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Cornelis menjelaskan, kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Dalam pelaksanaannya, pihaknya bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Landak.

Dalam kegiatan tersebut Sekda Kabupaten Landak, Heri Adiwijaya dipercaya sebagai pemateri, dengan moderator Kepala Kesbangpol Landak, Yosef, untuk menyampaikan materi sekaligus memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan.
Ia berharap, mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperdalam pemahaman mengenai empat pilar kebangsaan.
“Harapannya, pertanyaan-pertanyaan dari generasi muda bisa dijawab. Makanya pesertanya mahasiswa,” tuturnya.
Selain diikuti mahasiswa dari Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo, sosialisasi juga diikuti para dosen serta dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Samsul Bahri dan Kepala Disbudporapar, Pius Edwin.

















