banner 468x60
Sambas

Kebakaran Hanguskan Dua Rumah Warga di Tekarang Sambas

×

Kebakaran Hanguskan Dua Rumah Warga di Tekarang Sambas

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka.com, SAMBAS – Musibah kebakaran menghanguskan dua unit rumah warga di Desa Cepala, Kecamatan Tekarang, Kabupaten Sambas, Rabu (21/1/2026).

Dua rumah yang mayoritas berbahan kayu tersebut masing-masing milik Ipis dan Ikam, ludes dilalap si jago merah.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.43 WIB. Cuaca panas disertai hembusan angin kencang membuat api dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh bagian rumah.

Salah seorang warga setempat, Liza, mengatakan kebakaran diduga bermula dari obat nyamuk yang masih menyala di dalam kamar.

Api kemudian menyambar tempat tidur dan dengan cepat membesar hingga sulit dikendalikan.

“Api berasal dari racun nyamuk yang masih menyala di kamar, lalu membakar tempat tidur. Tidak lama kemudian api langsung membesar,” ujar Liza.

Ia menambahkan, kondisi lingkungan yang didominasi bangunan kayu membuat api semakin cepat menyebar dari satu rumah ke rumah lainnya.

Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara gotong royong dengan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan datang.

Proses pemadaman kemudian dibantu oleh petugas Badan Pemadam Kebakaran (BPK).

Namun, api baru berhasil dipadamkan sekitar 20 menit kemudian setelah kedua rumah tersebut habis terbakar.

“Cepat sekali apinya, sekitar 20 menitan rumah sudah habis terbakar semua,” tambahnya.

Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Namun seluruh harta benda milik korban tidak dapat diselamatkan.

Seorang perempuan lanjut usia yang mengalami lumpuh sempat terjebak di dalam rumah, tetapi berhasil dievakuasi warga sebelum api semakin membesar.

“Yang bisa diselamatkan hanya nenek yang lumpuh. Sangat kasihan melihat kondisinya, apalagi mereka termasuk keluarga tidak mampu,” pungkas Liza.

Hingga saat ini, kerugian akibat kebakaran masih dalam pendataan pihak terkait.

Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dari penggunaan api terbuka dan benda mudah terbakar di tengah kondisi cuaca panas.