banner 468x60
Aksara Landak

Kapolda Kalbar Pimpin Penanaman Jagung pada Lahan 120 Hektare di Landak

×

Kapolda Kalbar Pimpin Penanaman Jagung pada Lahan 120 Hektare di Landak

Sebarkan artikel ini

LANDAK – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat bersama pemerintah daerah dan sejumlah pemangku kepentingan melakukan penanaman jagung serentak kuartal I tahun 2026 di lahan demplot II Polres Landak, Labos, Dusun Asam Merah, Desa Nyiin, Kecamatan Jelimpo. Sabtu, 7 Maret 2026, sore.

Penanamam jagung kuartal I tahun 2026 ini, juga dilakukan serentak di Indonesia.

Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolda Kalimantan Barat bersama jajaran Forkopimda Provinsi Kalbar dan Forkopimda Kabupaten Landak, termasuk Bupati Landak Karolin Margret Natasa serta Kapolres Landak, AKBP Devi Ariantari.

Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto, mengatakan penanaman jagung serentak tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong pengembangan komoditas jagung di Kalimantan Barat.

“Pada hari ini kita melaksanakan penanaman serentak kuartal pertama tahun 2026 yang kita pusatkan di Kabupaten Landak,” kata Kapolda Kalbar di lokasi kegiatan.

Ia menjelaskan, lahan yang telah dibuka untuk penanaman jagung saat ini mencapai sekitar 120 hektar dan masih berpotensi terus berkembang.

“Ini sementara sekitar 120 hektar karena memang ada beberapa kendala yang harus kita lakukan secara bertahap, termasuk akses jalan menuju lokasi,” ujarnya.

Menurut dia, perbaikan akses menuju lokasi lahan menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung pengembangan pertanian jagung di wilayah tersebut.

Kapolda juga menyebut Kabupaten Landak memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu lumbung jagung di Kalimantan Barat.

Hal itu didukung dengan rencana investasi dari sektor swasta serta dukungan pemerintah melalui Perum Bulog yang siap menyerap hasil produksi jagung masyarakat.

Selain itu, ke depan juga direncanakan pembangunan investasi di sektor peternakan ayam di Kabupaten Landak yang membutuhkan pasokan jagung sebagai bahan baku pakan.

“Dengan adanya investasi tersebut tentu akan sangat mendukung pengembangan jagung. Harapannya bukan hanya 120 hektar, tetapi bisa terus berkembang dan menjadi contoh bagi kabupaten lain di Kalimantan Barat,” kata dia.

Sementara itu, Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyatakan Pemerintah Kabupaten Landak siap mendukung program Polri dalam upaya mewujudkan swasembada jagung.

Karolin menyebut daerah tersebut masih memiliki potensi lahan yang cukup luas untuk pengembangan komoditas jagung.

“Di lokasi ini saja potensi lahannya masih sekitar 1.000 hektar. Harapannya seluruh stakeholder bisa bekerja bersama untuk menyediakan jagung sehingga kita memiliki kemandirian pangan,” ujar Karolin.

Ia menambahkan pengembangan jagung di Landak juga menjadi bagian dari rantai pasok untuk mendukung program hilirisasi peternakan ayam yang direncanakan berada di kawasan industri Mandor.

“Ini menjadi salah satu supply chain yang kita siapkan untuk mendukung program strategis nasional,” katanya.

Pelaksanaan penanaman juga turut dihadiri Asisten II Setda Kalbar, Heronimus Hero yang mewakili Gubernur Kalbar, para PJU Polda Kalbar, Perwakilan Kodam XII Tanjungpura, Perwakilan Perum Bulog Kalbar, Ketua DPRD Landak termasuk Ketua Pengadilan Negeri Ngabang.