banner 468x60
Aksara Landak

Tanam Pohon di Riam Sentegung Kolaborasi IWO Landak dan Lintas Sektor Jaga Kelestarian Lingkungan

×

Tanam Pohon di Riam Sentegung Kolaborasi IWO Landak dan Lintas Sektor Jaga Kelestarian Lingkungan

Sebarkan artikel ini

LANDAK — Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia, Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Landak bersama berbagai pihak menggelar aksi penanaman pohon di objek wisata Riam atau Air Terjun Sentegung, Desa Munggu, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan ini melibatkan lintas sektor, mulai dari Pemerintah Kabupaten Landak melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup, Polres Landak, KPH Wilayah Landak, organisasi masyarakat Bala Dayak, komunitas Borneo Camping Family, Pramuka, mahasiswa Universitas Terbuka SALUT Landak, hingga masyarakat setempat.

Ketua IWO Landak, L. Sahat Tinambunan, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut aksi ini merupakan bagian dari komitmen organisasi melalui program Jurnalis Peduli Alam.

“Kegiatan ini merupakan yang ketiga setelah sebelumnya dilakukan di Rombo Dait dan Sekolah Alam. Harapannya, ke depan semakin banyak pihak yang terlibat dalam upaya menjaga lingkungan,” ujar Sahat.

Menurutnya, gerakan penanaman pohon menjadi langkah sederhana namun penting dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga hutan sebagai sumber kehidupan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Landak, Pius Edwin, mengatakan penanaman pohon tidak hanya bertujuan menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga melindungi potensi sumber air di kawasan tersebut.
Ia juga menyoroti persoalan sampah di lokasi wisata yang masih menjadi tantangan.

Pius mengingatkan pengunjung untuk bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan, terutama sampah plastik.

“Pengunjung seharusnya membawa pulang sampah atau membuangnya di tempat yang telah disediakan. Ini tanggung jawab bersama, bukan hanya pengelola atau pemerintah,” katanya.

Pelaksana Tugas Kepala KPH Wilayah Landak, Wawan Setiawan, menyatakan pihaknya siap mendukung kegiatan serupa ke depan, termasuk penyediaan bibit pohon.

Dalam kegiatan tersebut, KPH menyalurkan sekitar 70 bibit pohon, terdiri dari jenis endemik seperti nyatoh serta tanaman buah seperti alpukat, kelengkeng, dan matoa. Para pengunjung juga diajak berpartisipasi dengan menanam satu pohon per orang.

Pengelola objek wisata Riam Sentegung, Marwan, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak. Ia berharap pemerintah dapat membantu peningkatan infrastruktur, khususnya akses jalan dan jembatan menuju lokasi wisata.

Menurutnya, minat kunjungan ke Air Terjun Sentegung cukup tinggi, bahkan wisatawan dari luar Kalimantan hingga Bali rutin datang setiap bulan.

“Harapannya ada dukungan dari pemerintah kabupaten maupun provinsi untuk pengembangan fasilitas, sehingga potensi wisata ini bisa lebih maksimal,” ujarnya.

Kepala Desa Munggu, Mulyadi, juga menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menegaskan pemerintah desa siap mendukung pengembangan wisata melalui kolaborasi, meski tidak menggunakan dana desa.

Ia menilai keberadaan objek wisata Riam Sentegung telah memberikan dampak positif bagi masyarakat, termasuk membuka peluang usaha dan lapangan kerja di sektor kuliner dan jasa.

“Yang terpenting adalah komunikasi dan kerja sama yang baik agar pengembangan wisata ini terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Mulyadi.