Aksaraloka.com, SEKADAU – Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XII bersama jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat memberikan penghormatan khusus kepada salah satu tokoh pelestari budaya di Kabupaten Sekadau pada tahun 2025 lalu.
Hal ini diungkapkan Plt Kadisdikbud Kalbar, Sy. Faisal Indahmawan Alkadri, 12 Maret 2026.
Apresiasi berupa Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) 2025 tersebut diserahkan langsung kepada Ibu Yohana di kediamannya yang terletak di Desa Kumpang Ilong, Kecamatan Belitung Hulu.
Penyerahan di tingkat lokal ini merupakan tindak lanjut dari seremoni penganugerahan oleh Menteri Kebudayaan RI yang sebelumnya telah dilaksanakan di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, pada 17 Desember lalu.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Sy. Faisal Indahmawan Alkadri, menyatakan bahwa penghargaan ini adalah bentuk pengakuan negara atas kegigihan individu dalam menjaga akar budaya daerah agar tidak tergerus zaman.
“Kami dari Pemerintah Provinsi melalui Disdikbud sangat mengapresiasi atas capaian Ibu Yohana. Penghargaan AKI 2025 ini bukan sekadar seremonial, melainkan simbol bahwa dedikasi beliau dalam melestarikan adat dan budaya di Kalimantan Barat, khususnya di Sekadau, diakui secara nasional,” ujar Faisal kepada Aksaraloka.
Faisal menambahkan, kehadiran jajaran Disdikbud Provinsi bersama Disdikbud Kabupaten Sekadau dan BPK Wilayah XII ke kediaman Ibu Yohana bertujuan untuk memberikan dukungan moral secara langsung.
“Ibu Yohana adalah inspirasi. Kita berharap sosok seperti beliau dapat memotivasi generasi muda di Kalimantan Barat untuk tetap mencintai dan memelihara identitas budayanya di tengah arus modernisasi,” imbuhnya.
Prosesi penyerahan ini berlangsung hangat dengan dihadiri oleh perwakilan dari berbagai instansi terkait. Sinergi antara pemerintah pusat melalui BPK Wilayah XII dan pemerintah daerah diharapkan dapat terus memperkuat ekosistem kebudayaan di Kalimantan Barat.
Sebagai informasi, Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) merupakan agenda tahunan bergengsi yang diberikan kepada individu, komunitas, atau lembaga yang dinilai telah memberikan kontribusi luar biasa dalam pemajuan kebudayaan di tanah air.

















