banner 468x60
Aksara Landak

Wakili Orang Tua Siswa SDS Alfa Omega, Karolin Bicara Tantangan Pendidikan di Era Perubahan Cepat

×

Wakili Orang Tua Siswa SDS Alfa Omega, Karolin Bicara Tantangan Pendidikan di Era Perubahan Cepat

Sebarkan artikel ini

LANDAK – Acara pelepasan siswa-siswi kelas 6 Sekolah Dasar Swasta (SDS) Alfa Omega Angkatan XI yang diselenggarakan di Aula Besar Kantor Bupati Landak, Senin (8/6/2026), berlangsung meriah dan diwarnai keharuan.

Tercatat, sebanyak 68 murid secara resmi dinyatakan lulus dan siap melangkah ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD Kabupaten Landak, jajaran Dinas Pendidikan, tokoh masyarakat, serta dr. Karolin Margret Natasa, M.H. Kehadiran Bupati Landak Karolin Margret Natasa tersebut, selain sebagai tokoh daerah, juga didaulat mewakili para orang tua siswa kelas 6.

Karolin menyampaikan pandangannya terkait besarnya tantangan dunia pendidikan di tengah era globalisasi yang bergerak sangat dinamis. Ia menyadari sepenuhnya kekhawatiran yang kerap menghantui para orang tua terkait kesiapan masa depan anak-anak mereka.

“Dunia hari ini berubah dengan cepat. Para orang tua pun selalu khawatir apakah pendidikan yang kita berikan hari ini cukup untuk mereka di masa yang akan datang,” ungkap Karolin, menggarisbawahi kegelisahan umum para orang tua saat ini.

Lebih lanjut, Karolin menyoroti urgensi pemetaan bakat dan asesmen potensi siswa sejak dini guna merespons regulasi kurikulum pendidikan yang terus beradaptasi. Ia mencontohkan sistem pendidikan saat ini yang mengharuskan siswa lebih cepat menentukan minat akademiknya.

“Sekarang anak-anak naik kelas dua itu sudah pilih jurusan. Jadi memang ini semacam asesmen kepada anak untuk mengetahui potensinya, kelebihannya, sehingga nanti ke depan orang tua bisa tahu kekuatan anaknya di mana,” jelas Karolin terkait krusialnya peran pendampingan orang tua.

Menutup arahannya, Karolin memberikan suntikan motivasi kepada para lulusan SDS Alfa Omega agar terus percaya diri dengan potensi yang mereka miliki. Di sela-sela penutupnya, ia juga menyempatkan diri menghibur siswa dengan melontarkan pantun penyemangat.

“Untuk anak-anakku saya hanya berpesan satu, bahwa jadilah versi terbaik dari dirimu sendiri. Karena setiap anak adalah unik, setiap anak tidak pernah bisa sama,” pesannya yang langsung disambut riuh tepuk tangan dari para tamu undangan.

Sementara itu, Kepala SDS Alfa Omega, Eko Hari Budi Saptono, S.Th., Gr., menjelaskan bahwa institusi pendidikannya terus berkomitmen pada pembentukan karakter sejak berdiri pada tahun 2010 di bawah naungan Yayasan Pendidikan Kristen Kristus Alfa Omega.

“Sesuai moto sekolah yaitu tinggi iman, tinggi pengetahuan, dan tinggi budi pekerti, kami terus berusaha melahirkan generasi muda yang bukan hanya berintelektual, tetapi yang berintegritas dan takut akan Tuhan,” tutur Eko.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Pelepasan, Kartina, S.Pd., Gr., melaporkan rincian kelulusan siswa angkatan ke-11. Ia menyebut persentase kelulusan tahun ini mencapai hasil maksimal berkat sinergi seluruh elemen.

“Murid yang lulus sebanyak 68 orang, terdiri dari 32 murid laki-laki dan 36 murid perempuan. Semuanya tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara sekolah, murid, dan orang tua,” tutup Kartina.