SAMBAS – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalbar dalam mendukung pengembangan kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia, khususnya di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas.
Pernyataan tersebut disampaikan Norsan usai meninjau kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia serta melakukan kunjungan ke Teluk Melano, Sarawak, Malaysia, Minggu (14/6/2026).
Menurut Norsan, Pemprov Kalbar akan terus melakukan pembinaan lintas sektor dengan melibatkan berbagai instansi terkait guna memperkuat sektor ekonomi, perikanan, serta pengembangan kawasan Temajuk sebagai beranda terdepan Indonesia di wilayah perbatasan.
“Yang pertama adalah pembinaan kepada instansi terkait, baik dari sektor perikanan maupun instansi lainnya yang berkaitan dengan kemajuan kawasan perbatasan Temajuk,” ujarnya.
Selain pembinaan, pemerintah daerah juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar pembangunan infrastruktur dan berbagai fasilitas penunjang di kawasan perbatasan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
Norsan menilai kawasan Temajuk memiliki potensi besar untuk berkembang, baik sebagai destinasi wisata maupun pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah utara Kalimantan Barat. Karena itu, dukungan pemerintah akan terus diarahkan untuk mempercepat pembangunan kawasan tersebut.
Dalam kunjungannya, Norsan turut menyampaikan apresiasi kepada pihak imigrasi Malaysia di Teluk Melano yang telah memfasilitasi rombongan Pemerintah Provinsi Kalbar saat melakukan peninjauan ke kawasan perbatasan negara tetangga tersebut.
“Terima kasih kepada petugas imigrasi Teluk Melano yang telah mengizinkan kami berkunjung. Semoga hubungan Indonesia dan Malaysia semakin baik dan semakin erat ke depannya,” katanya.
Ia berharap hubungan yang selama ini terjalin baik antara masyarakat perbatasan Kalimantan Barat dan Sarawak dapat terus diperkuat melalui kerja sama di berbagai bidang, termasuk ekonomi, perdagangan, dan pariwisata.
Di akhir kunjungannya, Norsan juga mengajak media untuk terus mengangkat berbagai potensi positif kawasan perbatasan. Menurutnya, pemberitaan yang konstruktif dapat menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkenalkan potensi wisata Temajuk kepada masyarakat luas.
“Semoga berita-berita yang ditampilkan dapat bernilai untuk meningkatkan ekonomi dan memajukan pariwisata yang ada di Temajuk,” pungkasnya.















