KETAPANG – Bupati Ketapang Alexander Wilyo melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah pejabat manajerial di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang di Ruang Rapat Utama Lantai 2 Kantor Bupati Ketapang, Jumat (19/6/2026).
Pelantikan yang dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, camat, serta tamu undangan tersebut merupakan bagian dari penataan organisasi dan penguatan birokrasi melalui pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Administrator, dan Jabatan Pengawas berdasarkan sistem merit serta ketentuan peraturan perundang-undangan.
Sejumlah pejabat strategis yang dilantik di antaranya Rio Marisa sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), David sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Yudhi Agus Kurniawan sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Eko Harfiyanto sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, serta Tarsius sebagai Kepala Dinas Perdagangan.
Selain itu, Nikodimus Erpan dilantik sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Mintaria sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Remanus Romawi sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Antonius Bobby sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Pitriyadi sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Wahyudin sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah, serta Uti Royten sebagai Kepala Dinas Perhubungan.
Pada kesempatan yang sama, pejabat di RSUD Pangeran Ratu Kusuma Anom Ketapang yang kini menjadi perangkat daerah baru juga dilantik. Ismail dipercaya menjabat Direktur RSUD, didampingi Ryan Borneowanto sebagai Kepala Seksi Pelayanan Medis dan Asuhan Keperawatan, Hery Sutanto sebagai Kepala Seksi Penunjang Medis dan Non Medis, serta Alexander sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha.
Dalam sambutannya, Bupati Alexander Wilyo menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus diwujudkan melalui kinerja nyata dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Yang sulit harus kita permudah, yang jauh harus kita dekatkan. Pemerintah harus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya membangun birokrasi yang profesional, responsif, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Menurutnya, aparatur sipil negara harus mampu menghadirkan solusi atas persoalan masyarakat, bekerja dengan integritas, serta terus berinovasi dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Bupati juga meminta para pejabat baru memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan, memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, mempercepat pembangunan, serta mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna memperkuat kemandirian fiskal Kabupaten Ketapang.
Alexander berharap seluruh pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja terbaik demi mewujudkan pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Mengakhiri arahannya, ia mengingatkan seluruh pejabat agar senantiasa menjaga integritas, menjunjung tinggi etika birokrasi, dan menjadikan jabatan sebagai bentuk pengabdian.
“Jalankan tugas dan amanah ini dengan sebaik-baiknya, penuh tanggung jawab. Jaga integritas, jaga nama baik Pemerintah Kabupaten Ketapang. Jabatan ini adalah ladang pengabdian untuk masyarakat, daerah, bangsa, dan negara,” pesannya.
Pelantikan ini menjadi momentum penguatan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Ketapang agar birokrasi semakin efektif dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

















