KAYONG UTARA – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat tidak hanya menjadi ajang syiar Islam dan kompetisi membaca Al-Qur’an.
Bagi Kabupaten Kayong Utara, perhelatan ini juga menjadi momentum memperkenalkan sejarah, budaya, serta potensi daerah kepada ribuan tamu dan peserta dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.
Pembukaan MTQ yang dipusatkan di Pantai Pulau Datuk, Sukadana, Minggu (2/8/2026), menjadi etalase wajah Kayong Utara sebagai daerah yang religius, ramah, dan memiliki warisan sejarah yang kuat.
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengatakan Kayong Utara memiliki jejak sejarah panjang sebagai bagian dari perkembangan Kerajaan Tanjungpura yang kemudian berkembang menjadi kerajaan Islam. Menurutnya, warisan sejarah tersebut masih hidup dalam nilai-nilai masyarakat hingga kini.
Ia menilai nilai agama, budaya, dan semangat hidup harmonis dalam keberagaman menjadi modal sosial penting yang dimiliki Kayong Utara dalam menyambut para tamu selama pelaksanaan MTQ.
Sementara itu, Bupati Kayong Utara Romi Wijaya menyebut kepercayaan menjadi tuan rumah MTQ XXXIV merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi daerahnya. Karena itu, pemerintah daerah bersama seluruh unsur pendukung berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kafilah dan tamu.
Berbagai persiapan dilakukan, mulai dari penataan arena musabaqah, akomodasi peserta, transportasi, pelayanan kesehatan, hingga pelaksanaan kegiatan pendukung seperti Pawai Ta’aruf dan pameran pembangunan.
Mengusung tema “Merajut Ukhuwah, Menebar Dakwah, Membumikan Al-Qur’an di Tanah Bertuah Menuju Kalimantan Barat Semakin Berkah,” MTQ XXXIV diharapkan tidak hanya melahirkan qari dan qariah terbaik, tetapi juga memperkuat identitas Kayong Utara sebagai daerah yang religius, terbuka, serta siap menjadi tuan rumah berbagai agenda berskala provinsi.
Semarak MTQ turut terlihat dalam Pawai Ta’aruf yang diikuti seluruh kafilah, instansi pemerintah, hingga perusahaan. Ribuan warga memadati ruas jalan utama Sukadana untuk menyaksikan parade kendaraan hias yang menampilkan kekhasan masing-masing daerah.
Salah satu peserta yang turut memeriahkan pawai adalah Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP). External Relations Manager KIPP, Sugeng Sulistiyo, menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan MTQ di Kayong Utara.
“Atas nama manajemen Kawasan Industri Pulau Penebang, kami mengucapkan selamat dan sukses atas penyelenggaraan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta semakin memperkuat citra positif Kayong Utara sebagai daerah yang religius, ramah, dan kaya akan sejarah serta budaya,” ujar Sugeng. (*)

















