PONTIANAK – Menikmati suasana Jepang kini tak harus menempuh penerbangan berjam-jam dari Pontianak. Lewat aneka street food, cosplay, hingga atmosfer budaya pop Negeri Sakura, sensasi “mampir” ke Tokyo kini hadir di tengah Kota Pontianak.
ASTON Pontianak Hotel & Convention Center meluncurkan program kuliner bertajuk “60 Seconds to Tokyo”, Sabtu (11/7/2026). Program ini menghadirkan konsep Japanese Street Food di Garden Lounge Area, lantai 1.
Suasana peluncuran dibuat semakin kental dengan nuansa Jepang melalui kolaborasi bersama Komunitas Cosplay Pontianak dan komunitas pencinta anime. Berbagai penampilan dan aktivitas bertema budaya pop Jepang ikut meramaikan acara.
Mengusung konsep pop-up street food, pengunjung dapat mencicipi beragam jajanan yang terinspirasi dari kuliner kaki lima populer di Jepang. Tersedia 10 pilihan menu Japanese Street Food, empat varian minuman, serta dua pilihan dessert.
Harga menu dibanderol mulai Rp48.000, belum termasuk pajak dan biaya pelayanan.
General Manager ASTON Pontianak Hotel & Convention Center, Anto W. Soemartono, mengatakan “60 Seconds to Tokyo” merupakan kelanjutan dari Archipelago Global Flavour Series. Sebelumnya, program serupa hadir dengan tema “60 Seconds to Seoul”.
“Ini merupakan lanjutan dari Program Archipelago Global Flavour Series yang sebelumnya bertemakan 60 Seconds to Seoul. Kami melihat antusiasme masyarakat Pontianak terhadap kuliner Jepang sangat besar,” kata Anto.
Menurut dia, program tersebut diharapkan menjadi alternatif destinasi kuliner baru bagi masyarakat Pontianak, terutama pencinta makanan Jepang dan budaya pop Negeri Sakura.
Tak hanya soal makanan, program ini juga membuka ruang kolaborasi dengan komunitas kreatif lokal. Kehadiran para cosplayer dan pencinta anime membuat pengalaman bersantap terasa seperti berada di tengah festival budaya pop Jepang.
“60 Seconds to Tokyo” dapat dinikmati di Garden Lounge Area, lantai 1 ASTON Pontianak Hotel & Convention Center. Informasi dan reservasi dapat dilakukan melalui nomor 0812-5695-8383.
Lewat perpaduan kuliner, cosplay, dan budaya pop, warga Pontianak kini punya cara singkat untuk “pergi” ke Tokyo—setidaknya lewat lidah dan suasananya.















