banner 468x60
INFO PEMPROV KALBAR

Tinjau Karhutla di Limbung, Norsan Siapkan Skema Alat Berat untuk Petani

×

Tinjau Karhutla di Limbung, Norsan Siapkan Skema Alat Berat untuk Petani

Sebarkan artikel ini

KUBU RAYA — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyiapkan pendekatan baru untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satunya dengan membuka akses alat berat bagi masyarakat yang kesulitan mengolah lahan.

Gagasan itu muncul setelah Norsan meninjau lokasi karhutla di Desa Limbung, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (3/9/2026).

Norsan menilai persoalan pembukaan lahan menjadi salah satu hal yang perlu dibenahi. Di sejumlah lahan, masih terdapat tunggul dan pohon berukuran besar yang sulit dibersihkan secara manual.

Pengolahan menggunakan parang atau gergaji, kata dia, membutuhkan tenaga dan waktu. Sementara itu, biaya menyewa alat berat dinilai masih terlalu mahal bagi sebagian petani.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Kalbar akan mengkaji skema bantuan atau peminjaman alat berat agar masyarakat memiliki alternatif selain membuka lahan dengan cara membakar.

“Kalau lahannya sudah menjadi pertanian atau perkebunan, mereka akan menjaganya. Tapi kalau tidak ada yang mengelola, tetap ada kemungkinan dibakar karena dianggap lebih cepat dan lebih murah,” kata Norsan.

Menurut dia, penyediaan alat berat bukan sekadar bantuan teknis, tetapi bagian dari strategi pencegahan karhutla. Dengan lahan yang lebih mudah dibersihkan dan diolah, masyarakat tidak lagi memiliki alasan untuk memilih cara membakar.

Norsan mengatakan pendekatan tersebut tetap harus berjalan bersama edukasi dan penegakan aturan. Masyarakat perlu diberikan pilihan cara mengelola lahan yang aman, sementara praktik pembakaran yang berisiko memicu karhutla tetap harus dicegah.

“Kalau kita ingin mencegah karhutla, jangan hanya melarang. Kita juga harus melihat kesulitan masyarakat dalam mengelola lahannya,” ujarnya.