banner 468x60
Info Ketapang

Bukan Sekadar Paket Belajar, Bupati Ketapang Dorong Kolaborasi Bangun Masa Depan Anak Sandai

×

Bukan Sekadar Paket Belajar, Bupati Ketapang Dorong Kolaborasi Bangun Masa Depan Anak Sandai

Sebarkan artikel ini

KETAPANG – Bupati Ketapang Alexander Wilyo menegaskan bahwa bantuan paket belajar untuk enam satuan pendidikan di Kecamatan Sandai, Kalimantan Barat, bukan sekadar bantuan perlengkapan sekolah.

Menurut Alexander, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah sekaligus pesan bahwa pendidikan dan masa depan anak-anak merupakan tanggung jawab bersama.

Bantuan paket belajar itu diserahkan Alexander di sela kunjungan kerja dalam rangka peresmian pelayanan Rumah Sakit Pratama Sandai, Senin (14/9/2026).

Bantuan diberikan kepada sejumlah satuan pendidikan dari berbagai jenjang, mulai dari sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), pondok pesantren hingga sekolah menengah kejuruan (SMK).

“Hari ini kita tidak hanya berbicara tentang kesehatan. Kita juga ingin memastikan anak-anak kita mendapatkan perhatian. Karena mereka adalah generasi yang akan melanjutkan pembangunan Kabupaten Ketapang,” ujar Alexander.

Pendidikan dan kesehatan harus berjalan beriringan

Alexander mengatakan, pembangunan daerah harus dilakukan secara seimbang.

Di satu sisi, pemerintah meningkatkan pelayanan kesehatan melalui kehadiran Rumah Sakit Pratama Sandai. Di sisi lain, perhatian terhadap sektor pendidikan juga perlu terus diperkuat.

Ia berharap bantuan paket belajar tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dan meningkatkan semangat anak-anak dalam menuntut ilmu.

“Jangan lihat hanya dari nilai bantuannya, yang lebih penting adalah perhatian dan kepedulian pemerintah kepada anak-anak kita. Gunakan bantuan ini dengan baik, belajar dengan sungguh-sungguh, dan jadilah generasi yang membawa kemajuan bagi Sandai dan Kabupaten Ketapang,” katanya.

Menurut Alexander, keberadaan fasilitas pendidikan saja tidak cukup untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Dukungan dari keluarga, sekolah, pemerintah, dan lingkungan masyarakat juga diperlukan agar anak-anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang mendukung proses belajar.

Ajak guru dan orangtua terlibat

Alexander mengajak para guru, orangtua, dan masyarakat untuk ikut mengambil peran dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kecamatan Sandai.

Ia menilai pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mempersiapkan generasi masa depan.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kalau kita ingin Ketapang maju, maka anak-anak kita harus dipersiapkan sejak sekarang,” ujar Alexander.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga pendidik yang terus menjalankan tugas, termasuk mereka yang mengabdi di wilayah Kecamatan Sandai.

Menurutnya, semangat kolaborasi perlu terus diperkuat untuk menghadapi berbagai tantangan di bidang pendidikan.

Bangun kualitas manusia

Alexander mengatakan pembangunan daerah pada akhirnya tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik dan penyediaan fasilitas.

Pembangunan juga harus diarahkan untuk meningkatkan kualitas manusia sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Karena itu, dukungan terhadap sektor pendidikan dan kesehatan perlu berjalan beriringan.

Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap kolaborasi antara pemerintah, sekolah, orangtua, dan masyarakat dapat membantu anak-anak Sandai tumbuh menjadi generasi yang berilmu, mandiri, berkarakter, dan mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Pemerintah Kabupaten Ketapang juga akan terus mendorong berbagai program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan Ketapang yang maju, mandiri, dan berkeadilan.