banner 468x60
Info Ketapang

KONI Ketapang Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, 700 Kontingen Porprov Dapat Perlindungan

×

KONI Ketapang Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, 700 Kontingen Porprov Dapat Perlindungan

Sebarkan artikel ini

KETAPANG – Sebanyak 700 atlet, pelatih, dan staf kontingen Kabupaten Ketapang yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Kalimantan Barat 2026 mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Perlindungan tersebut merupakan hasil kerja sama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Ketapang dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ketapang.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Pendopo Bupati Ketapang, Rabu (7/10/2026).

Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengapresiasi langkah tersebut. Menurut dia, program perlindungan bagi kontingen olahraga melalui BPJS Ketenagakerjaan baru pertama kali dilakukan KONI Ketapang.

“Ini baru pertama kali dilakukan oleh KONI Ketapang dan merupakan sebuah kemajuan bagi olahraga Ketapang. Terima kasih kepada Ketua KONI yang telah menginisiasi langkah baik ini,” ujar Alexander.

Menurutnya, perlindungan tersebut penting untuk memberikan rasa aman kepada atlet, pelatih, dan staf kontingen selama menjalani latihan maupun pertandingan.

Dengan adanya perlindungan tersebut, para atlet diharapkan dapat lebih fokus mempersiapkan diri dan memberikan kemampuan terbaik saat membawa nama Kabupaten Ketapang di ajang olahraga tingkat provinsi.

“Dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan ini, atlet kita tidak perlu khawatir ketika terjadi cedera atau risiko lainnya. Mereka bisa lebih fokus menjalani latihan dan pertandingan,” katanya.

Alexander menegaskan Pemerintah Kabupaten Ketapang akan terus mendukung KONI dan organisasi keolahragaan lainnya dalam meningkatkan prestasi olahraga daerah.

“Semoga dengan adanya perlindungan ini, olahraga Ketapang terus maju. Pemerintah daerah akan selalu mendukung dan membersamai KONI serta organisasi keolahragaan lainnya,” ujarnya.

Ketua KONI Kabupaten Ketapang Theo Bernadhi mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya KONI menciptakan rasa aman bagi seluruh insan olahraga.

“Kami masih dengan tagline KONI Rumah Bersama. Itulah mengapa kita mendorong kolaborasi. MoU ini untuk mendorong dan menciptakan rasa aman bagi seluruh pegiat olahraga,” kata Theo.

Ia menjelaskan, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya mencakup atlet, tetapi juga pelatih dan staf yang tergabung dalam kontingen Ketapang.

Menurut Theo, jaminan tersebut diharapkan membuat seluruh kontingen lebih tenang selama menjalani persiapan hingga pertandingan Porprov XIV Kalbar 2026.

“Pada Porprov 2026 ini, atlet tidak perlu khawatir lagi selama latihan dan pertandingan ketika terjadi apa-apa terhadap mereka sehingga mereka fokus memberikan yang terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ketapang Dian Zulfikar mengatakan pihaknya siap memberikan perlindungan kepada para atlet dan insan olahraga yang telah terdaftar apabila mengalami risiko selama menjalankan aktivitas olahraga.

“Kalau terjadi apa-apa, BPJS Ketenagakerjaan siap memberikan perlindungan. Jadi, para atlet bisa fokus latihan dan bertanding,” kata Dian.

Dian menyebut program tersebut dapat terlaksana melalui kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten Ketapang, dan KONI Kabupaten Ketapang.

“Perlindungan ini tidak akan bisa terjadi tanpa kolaborasi. Oleh karena itu, kami BPJS Ketenagakerjaan berterima kasih kepada pemerintah daerah dan KONI Kabupaten Ketapang yang telah berkolaborasi dan sangat mengedepankan perlindungan terhadap atlet,” ujarnya.

Ia berharap kerja sama tersebut memberikan manfaat bagi para atlet, pelatih, staf, dan seluruh insan olahraga Kabupaten Ketapang, terutama dalam menghadapi Porprov XIV Kalbar 2026.