PONTIANAK — Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan resmi bergabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN), Kamis (15/10/2026). Program partai yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat menjadi salah satu alasan utama Bahasan memilih berlabuh ke partai berlambang matahari putih tersebut.
Bergabungnya Bahasan ditandai dengan penyerahan kartu tanda anggota (KTA) dan pemakaian seragam PAN di Kantor DPW PAN Kalimantan Barat. Prosesi itu dipimpin Ketua DPW PAN Kalbar Boyman Harun, disaksikan Sekretaris DPW PAN Kalbar Zulpydar Zaidar Mochtar dan jajaran pengurus partai.
Bahasan mengatakan, keputusannya bergabung dengan PAN tidak terlepas dari komunikasi yang dibangun Boyman serta kiprah program yang diperjuangkan politikus tersebut sebagai anggota DPR RI Komisi V.
Menurut Bahasan, sejumlah program yang diperjuangkan Boyman telah membantu masyarakat Kalimantan Barat, termasuk warga Kota Pontianak.
“Di Kota Pontianak sendiri, sudah banyak program beliau yang diagendakan. Sehingga, masyarakat Kota Pontianak juga sangat terbantu,” ujar Bahasan.
Ia berharap, keputusannya menjadi kader PAN dapat menjadi awal untuk memperkuat kontribusi politik dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Alhamdulillah, pada kesempatan hari ini kami sudah resmi bergabung, menerima KTA, serta mengenakan seragam Partai Amanat Nasional (PAN). Ini merupakan awal bagi kami untuk berjuang bersama PAN,” katanya.
Meski kini menjabat Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan belum bersedia mengomentari kemungkinan langkah politiknya pada Pilkada 2029. Ia memilih fokus menjalankan peran sebagai kader dan memperkuat partai.
“Kalau untuk Pilkada, no comment. Kita bekerja dulu untuk membesarkan partai agar bisa bersaing dengan partai-partai lain secara konstitusional,” tegasnya.
Sementara itu, Boyman Harun menyambut positif bergabungnya Bahasan. Kehadiran tokoh yang menduduki posisi strategis di pemerintahan daerah itu dinilai dapat memperkuat PAN sekaligus memperluas jangkauan program partai kepada masyarakat.
Boyman mengatakan, manfaat yang dirasakan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap partai politik.
“Semakin banyak manfaat yang diberikan kepada masyarakat, semakin banyak pula rakyat yang menyukai Partai Amanat Nasional (PAN), karena partai ini banyak memberikan bantuan yang dibutuhkan masyarakat,” kata Boyman.
Ia mengungkapkan, Bahasan juga telah bertemu langsung dengan Ketua Umum PAN yang menyambut baik keputusannya bergabung. Keselarasan program dan orientasi perjuangan untuk masyarakat disebut menjadi bagian dari pertimbangan Bahasan memilih PAN.
Boyman menegaskan, partai memiliki tanggung jawab mendukung perjalanan politik kader. Namun, setiap kader harus tetap berpegang pada garis perjuangan partai, anggaran dasar, dan anggaran rumah tangga.
“Pesan saya, mari bergabung dan berjuang bersama Partai Amanat Nasional. Laksanakan tugas sebagai kader sesuai dengan garis perjuangan partai, anggaran dasar, dan anggaran rumah tangga. Bergerak cepat dan bantu rakyat,” tuturnya.
Boyman juga memberi sinyal bahwa PAN Kalbar berpeluang menerima kader baru dari kalangan tokoh lainnya. Meski belum mengungkap identitas maupun waktu bergabungnya tokoh tersebut, ia memastikan masih ada kejutan yang disiapkan.
“Menyusul nanti. Insyaallah, akan ada kejutan lagi,” kata Boyman.














