banner 468x60
Pontianak

Pramuka Pontianak Didorong Perkuat Kualitas Pembinaan Generasi Muda

×

Pramuka Pontianak Didorong Perkuat Kualitas Pembinaan Generasi Muda

Sebarkan artikel ini

PONTIANAK – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Pontianak, Bahasan, menekankan pentingnya penguatan peran kepramukaan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, khususnya generasi muda.

Menurutnya, berbagai program pembinaan seperti pendidikan karakter, kegiatan sosial, hingga aksi kemasyarakatan menjadi bukti nyata kontribusi Gerakan Pramuka Indonesia dalam membentuk generasi berkualitas di Pontianak.

“Hal ini sangat penting agar generasi muda tidak terjerumus dalam kegiatan negatif seperti penyalahgunaan narkoba dan pergaulan yang tidak produktif, tetapi diarahkan pada kegiatan yang positif dan membangun karakter,” ujarnya usai membuka Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di Aula Rumah Dinas Wali Kota, Minggu (19/4/2026).

Bahasan juga mengapresiasi dedikasi para pengurus dan pembina Pramuka yang dinilai memiliki tanggung jawab besar dalam membina generasi muda. Menurutnya, tugas tersebut membutuhkan komitmen, kesabaran, keteladanan, serta semangat pengabdian tinggi.

“Atas nama Pemerintah Kota Pontianak, saya menyampaikan terima kasih atas peran aktif Gerakan Pramuka yang selama ini menjadi mitra strategis dalam membina generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial,” ujarnya.

Ia menambahkan, Rakercab memiliki makna penting dan strategis, tidak hanya sebagai ajang evaluasi program kerja, tetapi juga sebagai forum perencanaan yang lebih matang, terarah, dan berkelanjutan.

“Melalui forum ini, saya berharap seluruh peserta dapat berdiskusi secara terbuka dan konstruktif guna merumuskan program kerja yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan zaman serta relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini,” jelas Bahasan yang juga menjabat Wakil Wali Kota Pontianak.

Ia juga mengingatkan bahwa besarnya jumlah anggota harus diimbangi dengan kualitas pembinaan yang baik, sehingga nilai dan keterampilan kepramukaan benar-benar dipahami oleh setiap anggota.

Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Barat, Syarief Abdullah Alkadrie, menegaskan pentingnya peran Pramuka sebagai wadah strategis dalam membina generasi muda agar siap menjadi pemimpin masa depan dengan semangat nasionalisme yang kuat.

Menurutnya, seluruh atribut dan sistem dalam Pramuka telah dirancang untuk mencerminkan nilai-nilai kebangsaan yang harus terus dijaga di tengah berbagai tantangan zaman.

“Jangan sampai ada anggota Pramuka yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, pencurian, atau tindakan kriminal lainnya. Ini menjadi tanggung jawab bersama, terutama para pembina, untuk mengarahkan generasi muda ke arah yang positif,” tegasnya.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Pontianak, Firdaus Zar’in, menyoroti masih adanya perbedaan penggunaan atribut seragam Pramuka di lapangan. Pihaknya telah melakukan sosialisasi agar ke depan penggunaan seragam lebih seragam sesuai ketentuan.

Selain itu, dalam upaya penguatan basis data keanggotaan, Kwarcab telah melakukan pendataan melalui Kartu Tanda Anggota (KTA). Hingga saat ini tercatat lebih dari 2.000 anggota Pramuka di Kota Pontianak, meski data keseluruhan masih terus dihimpun.

“Kami masih melanjutkan pendataan ke seluruh kecamatan karena belum ada angka pasti jumlah anggota secara keseluruhan,” pungkasnya.