banner 468x60
Sintang

Bupati Sidak RSUD Ade M. Djoen, Pastikan Pelayanan Maksimal dan Alat Medis Lengkap

×

Bupati Sidak RSUD Ade M. Djoen, Pastikan Pelayanan Maksimal dan Alat Medis Lengkap

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka.com, SINTANG — Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Ade M. Djoen Sintang pada Jumat (22/5/2026) guna memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal serta ketersediaan alat kesehatan dalam kondisi lengkap dan siap digunakan.

Dalam sidak tersebut, Bupati meninjau sejumlah ruang pelayanan, mulai dari poli bedah tulang, poli jantung, hingga poli anak dan kandungan.

Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi pelayanan medis sekaligus mendengar masukan dari tenaga kesehatan maupun masyarakat.

Salah satu perhatian utama Bupati tertuju pada Poli Bedah Tulang. Saat meninjau ruangan tersebut, ia memastikan alat baru bedah tulang jenis Upper Small Fragment kini telah tersedia dan siap digunakan.

Kehadiran alat itu menjadi solusi atas keterbatasan fasilitas yang sebelumnya dikeluhkan tenaga medis.

“Puji syukur sekarang alatnya sudah tersedia. Saya juga ingin menyampaikan kepada masyarakat, kalau ada masalah patah tulang atau cedera serupa, langsung saja dibawa ke RSUD Sintang, tidak perlu lagi ke luar daerah,” ujar Bupati.

Menurutnya, penguatan layanan bedah tulang menjadi langkah penting mengingat meningkatnya aktivitas lalu lintas dan potensi kecelakaan di wilayah Sintang.

Pemerintah daerah, kata dia, harus hadir menjawab kebutuhan masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang memadai.

“Bukan berarti kita menyumpahi akan terjadi kecelakaan, tetapi pemerintah wajib menyikapi kondisi yang ada dan menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Selain memantau kelengkapan alat kesehatan, Bupati juga mengevaluasi kualitas pelayanan dan kesiapan sumber daya manusia (SDM) di setiap poli.

Ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan yang akan menjadi bahan evaluasi untuk pembenahan ke depan.

“Kita ingin memastikan pelayanannya seperti apa, SDM-nya bagaimana. Tentu masih ada kekurangan-kekurangan, dan itu yang kita tinjau. Tetapi pada intinya pelayanan sudah berjalan baik,” katanya.

Dengan hadirnya alat bedah tulang baru tersebut, masyarakat Sintang kini tidak lagi harus dirujuk ke Pontianak untuk penanganan patah tulang tertentu.

Pemerintah Kabupaten Sintang berharap peningkatan fasilitas kesehatan ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, dekat, dan berkualitas.