Aksaraloka.com, PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyambut positif dibukanya penerbangan langsung rute Pontianak–Singapura oleh maskapai Scoot yang resmi beroperasi melalui Bandara Internasional Supadio, Senin (29/6/2026).
Menurutnya, konektivitas internasional ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sektor pariwisata, perdagangan, investasi, hingga ekspor komoditas unggulan Kalimantan Barat.
Norsan mengatakan, kehadiran rute langsung menuju Singapura akan memberikan kemudahan bagi masyarakat Kalbar yang hendak bepergian ke luar negeri tanpa harus transit di kota lain. Sebaliknya, wisatawan mancanegara, khususnya dari Singapura, juga akan semakin mudah mengunjungi Kalimantan Barat.
“Harapan kita tentu masyarakat yang ingin bepergian ke Singapura menjadi lebih mudah, begitu juga wisatawan dari Singapura yang ingin datang ke Kalimantan Barat. Ini akan memperkuat hubungan kedua wilayah,” ujar Norsan.

Ia menilai penerbangan internasional tersebut menjadi peluang besar untuk memperkenalkan destinasi wisata unggulan Kalimantan Barat ke pasar global. Pemerintah Provinsi Kalbar pun akan terus mendorong promosi pariwisata agar semakin dikenal wisatawan mancanegara melalui Singapura yang merupakan salah satu pusat penerbangan internasional terbesar di Asia.
Tak hanya sektor pariwisata, Norsan juga melihat peluang besar bagi pelaku usaha untuk meningkatkan ekspor komoditas unggulan daerah. Menurutnya, Singapura merupakan pasar potensial bagi hasil perikanan Kalimantan Barat, seperti ikan, udang, dan kepiting yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
“Kita memiliki sumber daya alam yang melimpah. Mudah-mudahan peluang ini dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk meningkatkan ekspor ke Singapura,” katanya.
Lebih lanjut, Norsan berharap keberhasilan rute Pontianak–Singapura menjadi pintu pembuka bagi hadirnya penerbangan internasional baru dari Kalimantan Barat. Salah satu yang sedang didorong pemerintah daerah ialah pembukaan rute langsung menuju Tiongkok untuk memperkuat kerja sama perdagangan dan kunjungan wisata.
Menurutnya, semakin banyak konektivitas internasional yang dimiliki Kalimantan Barat, semakin besar pula peluang pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan investasi, perdagangan, pariwisata, dan ekspor.
Penerbangan perdana Scoot disambut langsung oleh Gubernur Kalbar bersama jajaran Forkopimda, PT Angkasa Pura Indonesia, serta manajemen Scoot Airlines. Maskapai tersebut mengoperasikan pesawat Embraer berkapasitas 112 penumpang dengan frekuensi tiga kali penerbangan setiap pekan untuk melayani rute Pontianak–Singapura.













