KETAPANG — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang, Repalianto, S.Sos., M.Si., menyampaikan duka cita dan menyerahkan tali asih kepada keluarga almarhum Taufik Hidayat, korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Rabu (5/8/2026).
Kedatangan Sekda ke kediaman keluarga korban di Desa Sungai Besar, Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS), Kabupaten Ketapang, juga mewakili Bupati Ketapang
Sekda menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Taufik Hidayat yang menjadi korban karhutla di kawasan Jalan Pelang, Kabupaten Ketapang. Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang, ia menyatakan turut berduka atas musibah yang menimpa keluarga tersebut.
Dalam kesempatan itu, Sekda juga bertemu langsung dengan orang tua, istri, serta anak almarhum yang masih berusia enam tahun. Kehadiran pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan dukungan moril dan menguatkan keluarga yang sedang dilanda duka.
“Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan kekhilafannya, serta diterima seluruh amal ibadahnya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini,” ujarnya.
Selain menyampaikan belasungkawa, Pemerintah Kabupaten Ketapang juga memberikan tali asih kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada keluarga yang ditinggalkan.
Sekda berharap keluarga almarhum diberikan kekuatan dan ketabahan untuk menghadapi cobaan tersebut. Ia juga mendoakan agar seluruh keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan perlindungan serta keteguhan hati.
Musibah tersebut menjadi pengingat akan bahaya kebakaran hutan dan lahan yang tidak hanya berdampak terhadap lingkungan dan kesehatan, tetapi juga dapat mengancam keselamatan jiwa. Pemerintah Kabupaten Ketapang terus mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla.

















