banner 468x60
Hiburan

Ari Lesmana dan Nadhif Basalamah Siap Ramaikan Manggung Di Muara di Kuching

×

Ari Lesmana dan Nadhif Basalamah Siap Ramaikan Manggung Di Muara di Kuching

Sebarkan artikel ini

KUCHING – Pecinta musik Indonesia di Sarawak akan mendapat kesempatan menyaksikan penampilan Ari Lesmana dan Nadhif Basalamah secara langsung. Keduanya dijadwalkan tampil dalam konser Manggung Di Muara di Kuching Waterfront Esplanade, Sarawak, 14 November 2026.

Konser ini menawarkan konsep berbeda karena panggung berada di kawasan tepi Kuching Waterfront. Penonton tidak hanya disuguhi pertunjukan musik, tetapi juga dapat menikmati suasana malam Kota Kuching dengan latar Sungai Sarawak.

Public Relations Wazai Creative Solution, Chopie Cakap, mengatakan konsep tersebut menjadi salah satu daya tarik utama Manggung Di Muara.

“Konsepnya memang musik di tepi muara. Kami ingin penonton mendapatkan pengalaman yang berbeda, bukan sekadar datang ke konser, tetapi menikmati musik dengan suasana Kuching Waterfront,” kata Chopie.

Ari Lesmana, vokalis Fourtwnty, akan membawa nuansa alternatif-pop yang menjadi ciri khasnya. Penampilannya diperkirakan bakal mengajak penonton bernyanyi bersama melalui sejumlah lagu Fourtwnty yang telah dikenal luas di Malaysia dan Indonesia.

Sementara itu, Nadhif Basalamah akan tampil dengan lagu-lagu yang dekat dengan pendengarnya, termasuk Penjaga Hati. Penyanyi asal Indonesia itu menjadi salah satu penampil yang dinantikan dalam konser tersebut.

Selain Ari Lesmana dan Nadhif Basalamah, Manggung Di Muara menghadirkan dua musisi dari Malaysia dan Borneo, yakni Aisha Retno dan Aziz Harun.

Chopie mengatakan, keempat artis tersebut dipilih untuk menghadirkan warna musik yang beragam dalam satu panggung.

“Empat artis ini punya karakter musik yang berbeda. Kami berharap penonton boleh menikmati keseluruhan persembahan dan suasana yang kami siapkan,” ujarnya.

Konser ini menargetkan lebih dari 4.000 penonton. Penyelenggara tidak hanya membidik penonton dari Sarawak, tetapi juga penggemar musik dari Sabah, Semenanjung Malaysia, Brunei, hingga Kalimantan Barat.

Kehadiran penonton dari luar Kuching diharapkan turut memberikan dampak terhadap sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

“Bila pengunjung datang dari luar Kuching, tentu mereka juga akan menggunakan hotel, makan di restoran, transportasi dan sebagainya. Jadi kami harap acara ini turut memberi manfaat kepada ekonomi setempat,” kata Chopie.

Tiket Manggung Di Muara telah mulai dijual dengan harga mulai RM190. Penyelenggara juga menyediakan Fan Bundle yang dilengkapi merchandise eksklusif.

Seluruh tiket yang ditawarkan merupakan tiket berdiri. Penjualan dilakukan melalui Saratic, platform tiket daring yang dikelola Wazai Creative Solution.

Dengan latar Sungai Sarawak dan Kuching Waterfront, konser pada 14 November 2026 itu diproyeksikan menjadi perhelatan musik yang memadukan penampilan musisi lintas negara dengan suasana khas Kota Kuching.