banner 468x60
Sambas

Warga Kuala Selakau Ditemukan Meninggal di Kamar, Polisi Dalami Dugaan Kekerasan

×

Warga Kuala Selakau Ditemukan Meninggal di Kamar, Polisi Dalami Dugaan Kekerasan

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka.com, SAMBAS — Seorang perempuan berinisial L (37), warga Dusun Nahoda, Desa Kuala, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah kamar rumah, Jumat (2/10/2026) pagi.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 06.00 WIB. Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan.

Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo melalui Kasat Reskrim Polres Sambas AKP Suwandi membenarkan adanya laporan mengenai penemuan seorang perempuan dalam kondisi meninggal dunia.

“Benar, kami menerima laporan terkait penemuan seorang perempuan yang meninggal dunia. Saat ini masih dilakukan penyelidikan,” ujar Suwandi.

Berdasarkan informasi awal yang diterima kepolisian, korban ditemukan oleh dua anaknya, V (17) dan R (11), di dalam kamar rumah.

Petugas juga menemukan adanya luka pada tubuh korban. Namun, polisi belum menyimpulkan penyebab luka maupun penyebab kematian karena proses penyelidikan masih berlangsung.

“Kami masih melakukan pendalaman untuk mengetahui secara pasti kronologi kejadian dan penyebab kematian korban,” katanya.

Usai menerima laporan, petugas kepolisian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Di antaranya, saksi berinisial S dan G.

“Untuk informasi lebih lanjut terkait kejadian tersebut, kami masih mengumpulkan keterangan dari para saksi dan memeriksa bukti-bukti yang ada,” jelasnya.

Informasi mengenai dugaan adanya tindak kekerasan terhadap korban juga masih didalami oleh penyidik.

Polisi belum menyampaikan kesimpulan mengenai apakah luka yang ditemukan pada tubuh korban berkaitan dengan tindak pidana.

Dalam informasi awal, seorang pria berinisial W disebut sebagai pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Namun, hingga kini kepolisian masih melakukan pendalaman dan belum menyampaikan status hukum pria tersebut.

“Termasuk informasi mengenai dugaan tindak kekerasan, semuanya masih kami dalami. Kami belum dapat menyampaikan lebih jauh karena proses penyelidikan masih berjalan,” terang Suwandi.

Hingga Jumat siang, polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian, penyebab kematian korban, serta ada atau tidaknya tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Kepolisian juga masih mengumpulkan keterangan saksi dan memeriksa sejumlah bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.