Aksaraloka.com, SINTANG –
Serah terima jabatan Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Sintang berlangsung lancar dan penuh kehangatan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sintang, Jumat (25/4/2026).
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat yang diwakili oleh Nasihul Hakim selaku Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Sintang dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada Bupati Sintang yang telah memfasilitasi kegiatan ini sehingga berjalan aman dan tertib,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Nasihul juga memberikan penghargaan kepada Kepala Bapas Sintang sebelumnya, Nurwan Rudiyanto, atas dedikasinya selama kurang lebih dua tahun memimpin.
Tongkat estafet kepemimpinan kini dilanjutkan oleh Muhammad Nasir. Ia diharapkan mampu memperkuat kinerja organisasi serta melanjutkan capaian yang telah diraih sebelumnya.
“Selamat datang dan selamat bergabung. Jaga integritas dan bangun sinergi dengan semua pihak,” pesan Nasihul.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, termasuk kesiapan menghadapi implementasi regulasi baru seperti KUHP.

Suasana haru turut mewarnai momen perpisahan Nurwan Rudiyanto yang akan melanjutkan tugas sebagai Kepala Bapas Kelas II Kediri.
Ia mengaku memiliki kesan mendalam selama bertugas di Kalimantan Barat.
“Saya sudah kurang lebih 30 tahun di Kalbar. Ini amanah yang harus saya jalankan,” ungkapnya.
Nurwan juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran dan mitra kerja atas dukungan selama masa kepemimpinannya, sekaligus memohon maaf apabila terdapat kekurangan.
“Saya mohon maaf jika selama memimpin ada hal yang kurang berkenan,” ucapnya.
Sementara itu, Muhammad Nasir menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program yang telah berjalan serta memperkuat sinergi lintas sektor.
“Ini kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi saya untuk melanjutkan kepemimpinan di Bapas Sintang,” katanya.
Ia menilai tantangan ke depan semakin kompleks, terutama dengan pendekatan keadilan restoratif dalam KUHP baru, sehingga membutuhkan kolaborasi semua pihak.
Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, turut menekankan pentingnya komunikasi internal yang harmonis sebagai kunci keberhasilan organisasi.
“Kalau komunikasi di dalam sudah kuat, kerja sama ke luar akan lebih mudah,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara Bapas dan pemerintah daerah, serta membuka ruang evaluasi untuk peningkatan pelayanan ke depan.
Di sisi lain, jajaran pegawai Bapas Sintang menyampaikan pesan perpisahan yang penuh haru kepada pejabat lama.
“Dedikasi dan arahan yang diberikan menjadi warisan bagi kami untuk terus dilanjutkan,” ujar perwakilan pegawai.
Mereka juga memohon maaf serta mendoakan kesuksesan Nurwan di tempat tugas yang baru.











