banner 468x60
Ekonomi

Pupuk Indonesia Pastikan Stok Aman, Petani Kalbar Nikmati Penurunan Harga Pupuk Bersubsidi

×

Pupuk Indonesia Pastikan Stok Aman, Petani Kalbar Nikmati Penurunan Harga Pupuk Bersubsidi

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka.com, KUBU RAYA – PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani di Kalimantan Barat dalam kondisi aman dan mencukupi untuk mendukung musim tanam tahun 2026.

Direktur Keuangan PT Pupuk Indonesia (Persero), Wono Budi Tjahyono, mengatakan pemerintah terus memberikan dukungan besar terhadap sektor pertanian melalui subsidi pupuk.

Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi yang mulai berlaku sejak 2025.

“Untuk pupuk urea, harga yang dibayar petani sekarang sekitar Rp1.800 per kilogram, turun dari sebelumnya Rp2.250 per kilogram. Begitu juga pupuk NPK yang mengalami penurunan sekitar 20 persen,” kata Wono usai menghadiri Rembuk Tani di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Jumat (5/6/2026).

Menurutnya, kebijakan tersebut dimungkinkan karena adanya subsidi pemerintah yang nilainya mencapai sekitar Rp46 triliun pada tahun ini.

Anggaran tersebut digunakan untuk menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani di seluruh Indonesia dengan alokasi nasional mencapai sekitar 8,9 juta ton.

Khusus di Kalimantan Barat, penyaluran pupuk bersubsidi disebut berjalan cukup baik.

Hingga saat ini, realisasi penyerapan pupuk di provinsi tersebut telah mencapai sekitar 80 persen dari alokasi yang tersedia.

Selain menyalurkan pupuk bersubsidi, Pupuk Indonesia juga memberikan dukungan tambahan kepada kelompok tani melalui bantuan pupuk non-subsidi.

“Kalau ada kegiatan seperti ini, biasanya kami memberikan bantuan kepada kelompok tani tertentu. Yang kami berikan bukan pupuk subsidi, melainkan pupuk non-subsidi secara gratis. Hari ini sekitar tiga ton pupuk non-subsidi kami bagikan kepada kelompok tani untuk membantu kebutuhan musim tanam,” ujarnya.

Wono menegaskan petani tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pupuk dalam waktu dekat.

Berdasarkan pemantauan perusahaan, stok pupuk di Kalimantan Barat maupun wilayah Kalimantan secara umum masih berada pada level aman.

“Insya Allah cukup. Di Kalimantan, hampir seluruh kabupaten ketersediaan pupuknya sudah tersedia dan dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan petani,” katanya.

Ia berharap kepastian pasokan pupuk serta dukungan subsidi dari pemerintah dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional.